Selasa, 30 April 2019

Minggu, 07 April 2019

Takut Untuk Berubah, Kamu Wajib Baca dan Renungkan 5 Ayat Alkitab ini!


Budhi Marpaung

Dunia berubah, sekeliling berubah, haruskah kita juga ikut berubah? Jawaban atas pertanyaan ini sebenarnya ada di diri kita masing-masing. Bagi yang melihat perubahan adalah sesuatu yang baik untuk dilakukan, mereka akan turut di dalam perubahan. Namun, bagi yang melihat perubahan adalah sesuatu yang menakutkan, tidak ada kepastian, kecenderungannya mereka akan bersikap defensif atau memilih untuk tetap dengan cara lama yang selalu mereka lakukan.

Namun, sesungguhnya untuk mengetahui apakah keputusan yang kita ambil ini tepat atau tidak adalah lihatlah pada hasil atau dampaknya. Ketika berubah menunjukkan efek yang baik walaupun proses untuk melihatnya sedikit lama, berarti itu adalah keputusan yang tepat. Namun, jika tidak atau justru mengarah ke hasil yang negatif, berarti perubahan yang kita lakukan justru adalah keputusan keliru.

Sebaliknya, saat kita memilih untuk tetap pada pola lama (tidak berubah) ternyata hasilnya adalah kita mengalami stagnasi, tidak ada terobosan dalam hal keuangan maka keputusan untuk tidak berubah adalah kurang tepat. Akan tetapi, ketika kita memutuskan untuk tidak berubah dan hasilnya adalah kita tetap berkembang, pendapatan kita sehat maka keputusan untuk berubah adalah tepat adanya.

Setuju atau tidak, pada faktanya berubah itu adalah sesuatu yang ditakutkan oleh sebagian besar manusia. Kita cenderung enggan untuk mencoba hal-hal yang baru, yang akan mengusik kebiasaan kita selama ini. Bagi kamu yang saat ini kesulitan untuk berubah atau merasa khawatir dengan perubahan, berikut 5 ayat Alkitab untuk membangkitkan dirimu untuk melangkah kepada perubahan.


1. Yosua 1:9

Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab TUHAN, Allahmu, menyertai engkau, ke manapun engkau pergi."


2. Mazmur 18:3

Ya TUHAN, bukit batuku, kubu pertahananku dan penyelamatku, Allahku, gunung batuku, tempat aku berlindung, perisaiku, tanduk keselamatanku, kota bentengku!



3. Efesus 4:6-8

Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus. Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.


4. Ratapan 3:21-23

Tetapi hal-hal inilah yang kuperhatikan, oleh sebab itu aku akan berharap: Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya, selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu!


5. Yeremia 29:11

Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.

Jangan takut dengan perubahan. Bila kamu yakin bahwa Tuhan yang mau kamu melakukannya di dalam pekerjaan atau pun bisnismu maka lakukanlah. Lihatlah itu sebagai sesuatu yang positif bagi hidupmu termasuk finansialmu.   

Sumber : biblestudytools.com

 

Kamis, 04 April 2019

FORUM PEDULI PEMBANGUNAN KABUPATEN TOLIKARA BERSAMA PEMUDA GIDI WILAYAH TOLI MEMUSNAHKAN MIRAS DAN PINANG


(Dok sulhit news. Pemusnahan Miras, Milo dan Pinang di Kabupaten Tolikara)


Karubaga Sulhit News.  Forum Peduli Pembangunan Kabupaten Tolikara  bersama Pemuda Gereja Injili di Indonesia (GIDI)  Wilayah Toli, memusnahkan  Minuman Keras (MIRAS) dan Pinang,   hasil operasi   di sejumlah kios,  pada 02 April 2019,  di karubaga ibu kota kabupaten Tolikara.  Hal   ini dimulai dari 27 februari 2019,  setelah  memperingati HUT GIDI  Ke- 56, dan melihat kondisi kota   karubaga kian memburuk akibat pembuangan ludah pinang dan  pembuangan sampah  dengan sembarangan yang di lakukan oleh warga setempat.

Pemusnahan di lakukan di depan Gereja GIDI Jemaat Jerusalam Karubaga, atau  Jln. Kogome.  Dalam Pemusnahan  barang operasi  ini di hadiri  dan disaksikan oleh  Ketua Umum Forum Peduli Pembangunan Kabupaten Tolikara dan seluruh anggotanya,  ketua Wilayah Toli Pdt. Marthen Jingga, S.Th, Sekda kabupaten Tolikara, Kapolsek Tolikara,Koramil 756,  Kadis Kesehatan Tolikara, Kepala Suku Tolikara, Bpk Teyur Wandik, Tokoh perempuan, tokoh Pemuda,  serta seluruh lapisan masyarakat Tolikara.
Tujuan utama   daripada kegiatan ini adalah  untuk  memulihkan  kota karubaga dari pembuangan  ludah pinang dan sampah dengan sembarangan,  sejak berdirinya kabupaten Tolikara hingga kini tak kunjung berhenti terus meningkat, baik sampah organik maupuan anorganik.
 Kesadaran wargapun kian menghilang jadikan sampah sebagai hal biasa  tanpa berpikir dampak buruk yang ditimbulkan  bagi kesehatan pada tubuh masyarakat  saat ini maupun beberapa tahun akan datang.  ujar ketua FPPKT, dalam telepon selulernya.  
Generasi mudah merupakan agen perubahan daerah, maka kini saatnya untuk kita bangkit dan  memulihkan kembali kota karubaga seperti semula pada zaman missionaris.   Karena karubaga dikenal sebagai kota injil lahirnya Gereja GIDI namun setelah masuknya kabupaten Tolikara, karubaga semakin rusak akibat, pembuangan sampah  dengan sembarangan.  Masyarkat tanpa disadari membuang ludah pinang pada sembarang tempat, maka menjadi tempat menetes nyamuk. Miras dan Pinang bukan saja merusak pemandangan tata kota tetapi  merusak tubuh  sebagai bait Allah.    
Kami mengajak kepada seluruh  pimpinan Gereja, Pemerintah Kabupaten Tolikara Se- Wilayah Toli, serta seluruh masyarakat  Tolikara, untuk  menjaga bersama dan memulihkan kembali Kota karubaga dari   Minuman Keras (MIRAS) dan  sampah.
Kita tidak berhenti sampai disini tetapi kita akan terus melakukan operasi MIRAS, Togel dan Penjulan Pinang hingga  tuntas.  Dan kita akan terus berupaya untuk  menjadikan perda dalam sidang paripurna DPR terpilih  tahun 2019. Karena  karubaga merupakan kota injil. Bukan hanya kota karubaga saja tetapi selururh kabupaten Tolikara kita akan terus mengelilingi untuk memusnahkan barang-barang ini.
Apabilah ada kedapatan penjualan Minuman Keras (MIRAS), Menjual Pinang dan bandar togel kita akan mencabut surat ijin usaha lalu memulangkan ke kota asal nya.  
Dalam waktu dekat  Pemuda Forum Peduli Pembangunan Kabupaten Tolikara akan melengkapi semua kordianator masing-masing bidang  dan merancang anggaran dasar (AD) dan anggaran Rumah Tangga (ART)  organisasi untuk mendaftar ke kesbagpol kabupaten tolikara.
 Kami tidak membedakan siapapun tetapi kami merangkul semua pemuda dan parah intelektual untuk mendukung kami dalam pembentukan organisasi ini.(*)