Tampilkan postingan dengan label Artike. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artike. Tampilkan semua postingan

Selasa, 25 April 2023

Gua Theopetra di Wilayah Yunani Tengah




Gua Theopetra adalah situs arkeologi yang terletak di Meteora, di wilayah Yunani tengah Thessaly, Yunani.

Bukti radiokarbon menunjukkan keberadaan manusia setidaknya 50.000 tahun yang lalu.

Penggalian dimulai pada tahun 1987 di bawah arahan Ν.  Kyparissi-Apostolika, yang dimaksudkan untuk menjawab pertanyaan tentang Paleolitik Thessaly, Yunani.

Sebagai hasil penggalian arkeologi yang dilakukan selama bertahun-tahun, terungkap bahwa Gua Theopetra telah ditempati oleh manusia sejak 130.000 tahun yang lalu.

 Selain itu, bukti tempat tinggal manusia di Gua Theopetra dapat ditelusuri tanpa terputus dari Paleolitik Tengah hingga akhir periode Neolitik.

 Ini penting, karena memungkinkan para arkeolog untuk memiliki pemahaman yang lebih baik tentang periode prasejarah di Yunani.!!


Sumber : Worid Ancient History


Selasa, 14 Februari 2023

SEJARAH HARI VALENTINE DAN FAKTA YANG PERLU KAMU KETAHUI



Sejarah Hari Valentine dan Fakta yang Perlu Kamu Ketahui
 
Sejarah Hari Valentine – Grameds pasti tahu jika di bulan Februari tepatnya pada tanggal 14, akan terdapat perayaan ala anak muda sebagai peringatan Hari Kasih Sayang atau Valentine Day. Pada Februari 2022 ini, Hari Valentine jatuh pada hari Senin.
Tidak banyak yang tahu bahwa perayaan akan Hari Kasih Sayang ini sebenarnya muncul justru karena seorang uskup yang dihukum mati karena diam-diam melakukan pernikahan dengan kekasihnya. Selain itu, tepat pada 14 Februari 1929, terjadi pembantaian berdarah!
Meskipun begitu, seluruh muda-mudi di belahan dunia ini tetap merayakan akan Hari Valentine tersebut. Bahkan mereka mempunyai berbagai cara untuk merayakannya sesuai dengan tradisi di negara masing-masing.
Lalu, bagaimana ya sejarah dari Hari Valentine itu? Bagaimana pula kisah pembantaian berdarah yang terjadi 93 tahun lalu? Selain itu, dengan cara apa saja ya para muda-mudi di belahan dunia ini merayakan Hari Valentine?
Sebenarnya, perayaan akan Hari Valentine ini tercipta oleh kematian dari seorang imam dan uskup (pemimpin jemaat lokal untuk agama Katolik Roma) di Terni, Italia, yang bernama Santo Valentine atau Valentinus pada abad 270 M.

Pada kala itu, St. Valentine adalah seorang pendeta yang taat agama dan selalu membantu orang lain. Bahkan dirinya juga kerap membantu orang-orang Kristen yang hendak melarikan diri dari penjara Romawi yang terkenal akan kekejamannya. Bukti kekejaman dari penjara tersebut adalah adanya perlakuan tidak manusiawi dan kerap memukul serta menyiksa para orang-orang.

Sebagai seorang pendeta, St. Valentine mengabdi pada Kaisar Claudius II yang kala itu memerintah di Roma. Namun, tiba-tiba saja, Kaisar Claudius II memberikan keputusan bahwa para pria yang masih lajang tidak boleh menikah dan harus menjadi bala tentara.

Akan keputusan tersebut, tentu saja St. Valentine menentang karena merasa keputusannya tidak adil. Meskipun begitu, St. Valentine masih memberanikan diri untuk melanggar keputusan tersebut dengan menikahkan pasangan muda yang tengah jatuh cinta.
Sayangnya, tindakan tersebut terdengar oleh Kaisar Claudius II dan memberikan St.Valentine hukuman akan pelanggarannya. Hukuman tersebut berupa hukuman mati dengan dipenggal kepalanya.

Sebelum proses hukuman mati tersebut. St. Valentine dimasukkan ke dalam penjara dan berusaha menyembuhkan anak gadis dari kepala sipir penjara yang kala itu buta. Setelah anak gadis tersebut sembuh, kepala sipir penjara hendak membalaskan jasanya dengan menyelundupkan surat. Surat tersebut dituliskan oleh St. Valentine yang jatuh cinta kepada anak gadis tersebut.
Bahkan pada surat terakhirnya, sebelum dieksekusi mati, St. Valentine memberikan frasa penutup berupa “From Your Valentine” atau “Dari Valentine-mu”

Atas ekspresi cinta di surat tersebut yang pertama kali dilakukan pada abad ke-15 membuat orang-orang lain meniru tindakan tersebut untuk menulis surat cinta dan puisi kepada orang terkasih.
Hingga pada abad ke-17, terdapat tradisi untuk merayakan Hari Valentine di seluruh dunia. Perasaan tersebut berupa menulis kartu ucapan dan surat cinta hingga tukar-menukar hadiah.
Namun, di negara-negara yang mayoritas beragama Islam, melarang perayaan Hari Valentine ini. Hal tersebut karena perayaan ini merujuk pada pemuka agama St. Valentine. Selain itu, perayaan Hari Valentine dianggap bukan memperingati hari kasih sayang tetapi justru hanya hura-hura dan pergaulan bebas.
Meskipun begitu, para muda-mudi tetap merayakannya hingga sekarang.

Kisah Pembantaian Darah Pada Hari Valentine
Jika Grameds adalah penggemar komik Detective Conan, pasti sudah tahu bahwa pada perayaan Hari Kasih Sayang ini pernah terdapat pembantaian berdarah, yang diceritakan oleh Ai Haibara di chapter 331 volume 33 dengan judul The Bloody Valentine atau Valentine Berdarah.
Nah, kisah pembantaian tersebut adalah benar adanya dan yang dilakukan oleh dua geng besar ini terjadi di Chicago, Amerika Serikat. Dua geng tersebut adalah geng George “Bugs” Moran yang menguasai Chicago Utara, yang berseteru dengan geng Al Capone yang menguasai di Chicago Setan.
Perseteruan tersebut sebenarnya telah terjadi berturun-turun yang dilakukan oleh pendahulu mereka, yakni Dion O’Banion dan John Torrio. Konflik tersebut diawali akan perebutan jalur perdagangan minuman keras. Sebenarnya, pemerintah AS telah melarang peredaran minuman keras karena dapat menimbulkan keributan. Adanya pelarangan tersebut justru menyebabkan munculnya pasar ilegal yang memperjualbelikan minuman keras.

Puncak dari perseteruan tersebut adalah tepat pada 14 Februari 1929, yakni 93 tahun silam. Al Capone dan anggota gengnya menembak tujuh anggota dari geng Moran dengan senapan mesin di depan garasi. Dari peristiwa tersebut menyebabkan O’Banion tewas mengenaskan dengan peluru yang menyasar pada kepalanya.
Para polisi pun diturunkan untuk menyelidiki kasus berdarah tersebut dan menemukan fakta bahwa para pelaku menembakkan enam hingga sepuluh peluru kepada para korban. Insiden tersebut otomatis menjadi isu nasional. Banyak media dan masyarakat yang mengutuk peristiwa tersebut.


Perayaan Valentine di Berbagai Negara

Denmark
Negara yang terletak di Eropa Utara ini memiliki tradisi akan perayaan Hari Kasih Sayang, yakni berupa bertukar puisi manis kepada orang lain. Tidak hanya puisi manis saja, tetapi juga dapat berupa kartu ucapan yang berisi lelucon dan disebut sebagai gaekkebrev.
Jika orang yang menerima kartu tersebut dapat menebak siapa identitas dari pengirimnya, maka mereka harus mendapatkan telur permen ketika Hari Paskah tiba.

Perancis
Berbeda lagi dengan negara Perancis, yang juga mempunyai tradisi untuk merayakan Hari Valentine. Pada zaman dahulu, terdapat kebiasaan antara pasangan muda-mudi. Yakni sang wanita harus masuk ke suatu rumah, sementara sang pria harus pergi ke rumah yang terletak di seberang rumah wanita tersebut.
Nantinya, mereka akan memanggil satu sama lain dari jendela. Namun, jika pria tidak tertarik kepada wanita tersebut, dia dapat meninggalkannya. Nah, pada kemudian hari akan diadakan api unggun dan para wanita yang ditinggalkan oleh para pria tersebut dapat membakar gambar atau foto pria tersebut.

Jepang
Di negara yang kerap dijuluki sebagai Negara Matahari Terbit ini juga mempunyai tradisi dalam perayaan Hari Valentine lho…
Yakni pada tanggal 14 Februari, para wanita harus memberikan cokelat kepada pria, baik itu kekasih, suami, atau teman. Namun, para pria tidak perlu memberikan balasan apapun. Nah, pada bulan berikutnya yakni 14 Maret atau kerap disebut sebagai ‘White Day’, para pria harus membeli cokelat untuk diserahkan kepada kekasih atau istri mereka.



Jerman
Beda negara, berbeda pula tradisi dalam merayakan Hari Valentine ini, terutama di negara Jerman. Di negara ini, pada tanggal 14 Februari, para pria muda akan memberikan buket bunga yang indah dan pesan cinta kepada seseorang yang mereka cintai.
Namun, jumlah bunga dalam buket tersebut harus berjumlah ganjil, misalnya 1, 3, 5, 7, dan seterusnya. Jika jumlah bunga dalam buket tersebut memiliki angka genap misalnya 2, 4, 6, dan seterusnya, mereka akan mendapatkan nasib buruk.

Amerika Serikat
Masyarakat di Amerika Serikat kebanyakan telah merayakan Hari Valentine sebagai Hari Kasih Sayang pada umumnya, yakni dengan mengungkapkan perasaan mereka terhadap orang yang dicintai.
Namun, akhir-akhir ini terdapat tren unik yakni dengan mengirimkan kartu ‘Anti-Valentine’ yang berisikan pesan menghina dan ucapan selamat tinggal. Pesan yang berisi hinaan tersebut biasanya ditujukan kepada musuh, sementara ucapan selamat tinggal ditujukan kepada pasangan untuk mengakhiri hubungan.


China
Para muda-mudi China biasanya akan merayakan Hari Valentine dua kali, yakni pada tanggal 14 Februari dan 7 Juli (berdasarkan kalender lunar Cina). Perayaan tersebut berasal dari dongeng Tiongkok dari zaman dahulu.
Dalam perayaan tersebut ‘menceritakan’ mengenai malam pertemuan dari dua bintang di langit. Dua bintang tersebut masing-masing mewakili seorang anak gembala dan kekasihnya yang merupakan seorang penenun.


Italia
Di negara asal St. Valentine ini terdapat kebiasaan yang kerap dilakukan oleh pasangan muda yang telah bertunangan pada tanggal 14 Februari ini. Kebiasaan tersebut adalah berupa membeli keranjang dan cangkir porselen yang diisi dengan permen, kemudian diikat dengan pita. Ikatan pita tersebut adalah tanda cinta mereka.



Korea
Jika negara Jepang mempunyai tradisi akan ‘White Day’, maka Korea juga mempunyai ‘Black Day’. Biasanya, pada tanggal 14 Februari, para remaja putri akan memberikan cokelat kepada kekasih atau seseorang yang mereka sukai. Nah, pada bulan berikutnya, yakni 14 Maret, kekasih mereka akan berbalik membalas pemberian cokelat tersebut.
Namun, untuk para remaja yang masih jomlo atau belum mempunyai kekasih, dapat merayakan hari mereka sendiri yakni pada tanggal 14 April dengan sebutan ‘Black Day’. Pada ‘Black Day’ ini, para jomblo akan duduk bersama dan makan mie jajang. Hal tersebut menunjukkan bahwa setiap orang memiliki hari untuk dirayakan.

Britania Raya (UK)
Di negara UK ini mempunyai tradisi khusus dalam perayaan Hari Valentine yang melibatkan para muda-mudi. Para wanita biasanya akan menyematkan daun salam di sudut bantal mereka lalu kemudian akan makan telur rebus dengan garam. Mereka percaya bahwa hal tersebut akan membuatnya memimpikan calon suami.
Kebiasaan lainnya adalah dengan menuliskan nama-nama pria yang di sebuah kertas dan menempelkannya pada bola tanah liat. Bola tanah liat tersebut nantinya akan dijatuhkan ke dalam air. Nama pertama yang akan muncul terlebih dahulu dapat diyakini akan menjadi calon suami mereka.
Nah, itulah sejarah terjadinya Hari Valentine dan peristiwa berdarah yang terjadi pada Hari Kasih Sayang tersebut. Selain itu, juga terdapat tradisi dan kebiasaan dalam merayakan Hari Valentine di berbagai negara di dunia.

Sabtu, 29 Oktober 2022

Pesan Allah Kepada Mereka yang Merasa Seperti Orang yang Gagal



Ada korelasi langsung antara kecenderungan seorang Kristen untuk memakai topeng dan kecenderungan Allah untuk membukanya.

Meskipun ini sulit, ingatlah bahwa itu adalah kasih karunia Allah. Allah adalah Allah yang penuh belas kasihan yang, dengan rahmat-Nya, membuka topeng dan mengalahkan agenda tersembunyi kita.

Pribadi Allah yang baik memungkinkan kita untuk berbuat dosa ... dan kadang-kadang dosa yang besar. Yah, mungkin akan lebih baik untuk mengatakan bahwa Allah yang baik akan secara jelas mengungkapkan dosa Anda kepada Anda atau Dia secara jelas akan mengungkapkannya kepada orang lain. Dia akan mengungkapkan kebesaran dosa Anda kepada Anda atau memungkinkan Anda untuk berbuat dosa besar.

Contoh: Natan memperlihatkan kepada Daud tentang pembunuhan dan perzinahannya dalam 2 Samuel 12. Jika itu tidak membuat Anda tersentak, ada sesuatu yang salah dengan Anda. Kemudian, Daud menulis salah satu pengakuan paling mendalam yang dapat ditemukan di seluruh Alkitab, yaitu Mazmur 51.

Bacalah Mazmur itu dan lihatlah bagaimana Allah merobek topeng Daud. Itu akan memberikan harapan kepada pendosa besar (yaitu Anda dan saya) bahwa Allah adalah Allah yang pengasih dan pemaaf. Dan tidak hanya itu, Anda akan tahu sumber kekuatan Daud, alasan sehingga ia dapat membuat sesuatu seperti menulis Mazmur yang luar biasa dan hidup, dan mengapa ia disebut "seorang pria yang berkenan di hati (Allah)" (1 Sam. 13:14).


Karunia terbesar dari Tuhan untuk orang-orang yang dikasihi-Nya adalah dosa mereka ... saat mereka mengetahuinya. Dan, kutukan terbesar untuk orang Kristen adalah ketaatan Kristen itu... saat mereka mengetahuinya.

Sebagaimana yang saya pahami, Alkitab mengajarkan bahwa orang-orang berdosa karena kita berbuat dosa ... kita semua. Dosa, pemberontakan dan pembangkangan telah menyusup ke dalam serat dari setiap ciptaan Allah dan semua makhluk ciptaan Allah. Itu bukan karena Allah menyukai dosa. Dia membenci dosa karena itu merusak dan berbahaya untuk segala sesuatu yang penting. Itu bukan karena Tuhan tidak menginginkan kita untuk bersenang-senang. Dia bukan "perusak" seperti yang ditunjukkan oleh beberapa pengkhotbah dan orang-orang religius. Hal itu bukan karena Dia mengambil kesenangan dalam menghukum kita saat kita keluar dari jalur. Astaga, Allah malah melakukan hal yang sebaliknya dan melakukan ketidakadilan terbesar dalam sejarah dunia, hukuman dicurahkan pada Anak-Nya sendiri sebagai "pendamaian bagi dosa-dosa kita" (1 Yohanes 2: 2, AYT).

Allah mengizinkan dosa demi kemegahan dan keagungan-Nya (Alkitab menyebut itu "kemuliaan"-Nya) dan untuk kebebasan Anda. Demi Tuhan, jangan buang dosa Anda; akuilah. Jangan menendang untuk menghalaunya. Berhati-hatilah merencanakan agenda perlindungan Anda, atau mengencangkan topeng agar tidak ada orang yang melihat. Selain itu, karena Allah mengasihi Anda, Ia tidak akan membiarkan Anda melakukannya. Kemudian Anda akan bebas.

Allah membenci bagaimana rasa malu, rasa takut dan rasa bersalah dari agenda kita yang tersembunyi dan topeng-topeng merampok kita dari kebebasan dan sukacita. Ia begitu membencinya sehingga Ia melewati "kekacauan" dari kesulitan dan penderitaan untuk membebaskan kita.


Setelah Anda sudah cukup menderita, cukup malu, cukup salah, dan cukup berdosa, Ia akan memeluk Anda dan mengundang Anda ke pesta yang Ia selenggarakan bagi orang-orang yang benar-benar bebas, yang tidak begitu peduli pada apa yang dipikirkan orang lain, dan yang memiliki cinta yang sangat mendalam ketika mereka tidak layak mendapatkannya.


Anda akan menjadi lebih baik nanti.

Saya tahu, saya tahu. Saya benci ketika orang mengatakannya kepada saya. Namun, dalam kasus ini, itu benar. Mungkin tidak "lebih baik" tetapi bebas, dan itu benar-benar lebih baik. (t/N. Risanti)


Nama situs : Charisma Mag

Alamat URL : http://www.charismamag.com/life/women/27125-god-s-message-to-those-who-feel-like-a-failure

Judul asli artikel : God's Message to Those Who Feel Like a Failure

Penulis artikel : Steve Brown

Tanggal akses : 28 Juli 2016

Senin, 10 April 2017

𝐑𝐈𝐍𝐃𝐔 𝐊𝐀𝐌𝐏𝐔𝐍𝐆 𝐇𝐀𝐋𝐀𝐌𝐀𝐍

𝘛𝘢𝘩𝘢𝘯𝘢𝘯  𝘥𝘢𝘭𝘢𝘮 𝘮𝘦𝘯𝘦𝘮𝘱𝘶𝘩 𝘱𝘦𝘯𝘥𝘪𝘥𝘪𝘬𝘢𝘯 𝘥𝘪 𝘯𝘦𝘨𝘦𝘳𝘪 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘵𝘢𝘬 𝘬𝘶𝘯𝘫𝘶𝘯𝘨 𝘣𝘦𝘳𝘩𝘦𝘯𝘵𝘪, 𝘮𝘦𝘮𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘫𝘪𝘸𝘢 dan ragaku 𝘵𝘦𝘳𝘬𝘪𝘬𝘪𝘴 𝘩𝘢𝘣𝘪𝘴 𝘰𝘭𝘦𝘩 𝘱𝘪𝘬𝘪𝘳𝘢𝘯.

𝘒𝘢𝘥𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘳𝘢𝘴𝘢 𝘣𝘰𝘴𝘢𝘯 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘵𝘪𝘯𝘨𝘨𝘢𝘭 𝘬𝘢𝘳𝘦𝘯𝘢 h𝘢𝘳𝘪-𝘩𝘢𝘳𝘪 𝘵𝘪𝘯𝘨𝘨𝘢𝘭 𝘥𝘪 𝘢𝘴𝘳𝘢𝘮𝘢, 𝘴𝘦𝘮𝘢𝘤𝘢𝘮 𝘩𝘪𝘥𝘶𝘱 𝘥𝘢𝘭𝘢𝘮 𝘬𝘶𝘳𝘶𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘱𝘦𝘯𝘫𝘢𝘳𝘢, 𝘴𝘦𝘵𝘪𝘢𝘱 𝘩𝘢𝘳𝘪 𝘣𝘦𝘳𝘵𝘦𝘮𝘶 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘵𝘦𝘮𝘢𝘯-𝘵𝘦𝘮𝘢𝘯 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘴𝘢𝘮𝘢, 𝘢𝘬𝘵𝘪𝘷𝘪𝘵𝘢𝘴 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘴𝘢𝘮𝘢, 𝘱𝘰𝘭𝘢 𝘮𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘮𝘢𝘬𝘢𝘯𝘢𝘯 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘴𝘢𝘮𝘢.  

𝘴𝘦𝘩𝘪𝘯𝘨𝘨𝘢 𝘴𝘦𝘵𝘪𝘢𝘱 𝘴𝘪𝘢𝘯𝘨 𝘩𝘢𝘳𝘪, 𝘴𝘢𝘺𝘢 𝘯𝘢𝘪𝘬 𝘬𝘦 𝘭𝘢𝘯𝘵𝘢𝘪 𝘥𝘶𝘢 𝘭𝘢𝘭𝘶 𝘮𝘶𝘭𝘢𝘪 𝘮𝘦𝘮𝘢𝘯𝘥𝘢𝘯𝘨 𝘬𝘦 𝘣𝘢𝘨𝘪𝘢𝘯 𝘣𝘢𝘯𝘥𝘢𝘳𝘢 𝘥𝘢𝘯 𝘱𝘦𝘭𝘢𝘣𝘶𝘩𝘢𝘯, 𝘬𝘢𝘭𝘢𝘶 𝘭𝘢𝘯𝘨𝘪𝘵 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘣𝘪𝘳𝘶, 𝘨𝘶𝘮𝘱𝘢𝘭𝘢𝘯 𝘢𝘸𝘢𝘯 𝘱𝘶𝘵𝘪𝘩  𝘥𝘪 𝘵𝘪𝘵𝘪𝘬-𝘵𝘪𝘵𝘪𝘬 𝘵𝘦𝘳𝘵𝘦𝘯𝘵𝘶 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘶𝘢𝘵 𝘩𝘢𝘵𝘪𝘬𝘶 𝘵𝘢𝘬 𝘴𝘢𝘯𝘨𝘨𝘶𝘱 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘣𝘦𝘳𝘵𝘢𝘩𝘢𝘯, 𝘳𝘪𝘯𝘥𝘶 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘱𝘶𝘭𝘢𝘯𝘨 𝘬𝘦 𝘬𝘢𝘮𝘱𝘶𝘯𝘨 𝘩𝘢𝘭𝘢𝘮𝘢𝘯.

𝘐𝘳𝘪𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘮𝘶𝘴𝘪𝘬 𝘥𝘪 𝘭𝘰𝘳𝘰𝘯𝘨-𝘭𝘰𝘳𝘰𝘯𝘨 𝘬𝘢𝘮𝘢𝘳, 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘶𝘢𝘵 𝘩𝘢𝘵𝘪𝘬𝘶 𝘵𝘢𝘮𝘣𝘢𝘩 𝘩𝘢𝘯𝘤𝘶𝘳 𝘭𝘢𝘨𝘪.

𝘈𝘬𝘶 𝘣𝘦𝘳𝘶𝘴𝘢𝘩𝘢 𝘮𝘢𝘴𝘶𝘬 𝘥𝘢𝘭𝘢𝘮 𝘬𝘢𝘮𝘢𝘳 𝘭𝘢𝘭𝘶 𝘣𝘦𝘳𝘣𝘢𝘳𝘪𝘯𝘨 𝘵𝘦𝘵𝘢𝘱𝘪 𝘵𝘢𝘬 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘩𝘪𝘭𝘢𝘯𝘨 𝘳𝘢𝘴𝘢 𝘬𝘦𝘱𝘦𝘥𝘪𝘩𝘢𝘯 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘢𝘥𝘢 𝘥𝘢𝘭𝘢𝘮 𝘩𝘢𝘵𝘪.

𝘈𝘪𝘳 𝘮𝘢𝘵𝘢𝘱𝘶𝘯 𝘮𝘶𝘭𝘢𝘪 𝘮𝘦𝘭𝘶𝘯𝘤𝘶𝘳 𝘥𝘪 𝘱𝘪𝘱𝘪 𝘬𝘢𝘯𝘢𝘯 𝘥𝘢𝘯 𝘬𝘪𝘳𝘪, 𝘪𝘯𝘨𝘢𝘵 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘵𝘶𝘢, 𝘬𝘦𝘭𝘶𝘢𝘳𝘨𝘢, 𝘵𝘦𝘮𝘢𝘯-𝘵𝘦𝘮𝘢𝘯 𝘮𝘢𝘪𝘯 𝘮𝘢𝘴𝘢 𝘭𝘢𝘭𝘶, 𝘵𝘦𝘳𝘭𝘦𝘣𝘪𝘩 𝘭𝘢𝘨𝘪 𝘥𝘪𝘮𝘢𝘯𝘢 𝘬𝘪𝘵𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘮𝘢𝘪𝘯 𝘥𝘪 𝘬𝘢𝘭𝘪 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘵𝘦𝘮𝘢𝘯-𝘵𝘦𝘮𝘢𝘯.

𝘈𝘯𝘥𝘢𝘪𝘬𝘢𝘯 𝘢𝘥𝘢 𝘫𝘢𝘭𝘢𝘯 𝘥𝘢𝘳𝘢𝘵  𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘗𝘶𝘭𝘢𝘶 𝘚𝘶𝘭𝘢𝘸𝘦𝘴𝘪 𝘬𝘦  𝘗𝘢𝘱𝘶𝘢, 𝘢𝘬𝘶 𝘣𝘦𝘳𝘶𝘴𝘢𝘩𝘢 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘣𝘦𝘳𝘫𝘢𝘭𝘢𝘯 𝘬𝘢𝘬𝘪 𝘵𝘢𝘱𝘪 𝘩𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘣𝘶𝘳𝘶𝘯𝘨 𝘣𝘦𝘴𝘪 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯𝘵𝘢𝘳 𝘴𝘦𝘩𝘪𝘯𝘨𝘨𝘢 𝘱𝘦𝘯𝘨𝘩𝘢𝘺𝘢𝘭𝘢𝘯 𝘪𝘵𝘶 𝘥𝘪𝘩𝘪𝘭𝘢𝘯𝘨𝘬𝘢𝘯 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘵𝘦𝘵𝘦𝘴𝘢𝘯 𝘢𝘪𝘳 𝘮𝘢𝘵𝘢.

𝘈𝘺𝘢𝘩......

𝘐𝘣𝘶......

𝘒𝘢𝘬.....

𝘈𝘥𝘪𝘬.....

𝘛𝘦𝘮𝘢𝘯-𝘵𝘦𝘮𝘢𝘯....

𝘈𝘬𝘶 𝘳𝘪𝘯𝘥𝘶 𝘬𝘢𝘭𝘪𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘮𝘶𝘢 𝘯𝘺𝘢..

𝘋𝘰𝘢𝘬𝘶 𝘴𝘦𝘮𝘰𝘨𝘢 𝘬𝘢𝘭𝘪𝘢𝘯 𝘥𝘪𝘴𝘢𝘯𝘢 𝘴𝘦𝘮𝘶𝘢 𝘴𝘦𝘩𝘢𝘵 𝘸𝘢𝘭𝘢𝘶𝘧𝘪𝘢𝘵 𝘥𝘢𝘭𝘢𝘮 𝘱𝘦𝘯𝘺𝘦𝘳𝘵𝘢𝘢𝘯 𝘴𝘢𝘯𝘨 𝘱𝘦𝘮𝘪𝘭𝘪𝘬 𝘯𝘢𝘧𝘢𝘴.