Selasa, 24 Desember 2019

SIAPAKAH SAHABAT YESUS


Kasih Yang Lebih Besat

Refleksi Natal
 oleh Pdt. Lenis Kogoya

Saudaraku,
Jika belum ada benih yang ditabur, maka sia-sialah kita mengharapkan pertumbuhan hingga pembuahan. Artinya, jika belum ada yang mau berkorban atau mau membayar harga secara sukarela, maka hasilnya memang tak akan nampak, tapi yang ada hanyalah kegiatan dan aktivitas belaka kekristenan. Ingat, Yesus membayar harga secara sukarela dengan cara: Ia bersedia datang ke dunia, mau mengambil rupa manusia, menderita dan mati di salibkan, maka dunia diselamatkan. 

Ingat akan firman-Nya ini:
"Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya." (Yoh. 15:13). Dia mati secara sukarela bagi orang lain yakni orang berdoa sebagai untuk dijadikan sebagai sahabat-sahabat-Nya, sehingga orang berdoa itu diselamatkan seperti yang kita alami sekarang. Artinya, sahabat Yesus adalah "orang berdosa," sebab untuk merekalah Ia datang dan mati di kayu salib sebagai wujud kasih Allah akan dunia ini. 

Sahabatku,
Marilah kita ekspresikan kasih yang kita miliki di dalam Yesus Kristus itu dengan sukarela dan nyata kepada semua orang sebagai sahabat kita sehingga mereka merasakan makna Natal secara sungguh-sungguh di dalam kehidupannya. 


0 comments:

Posting Komentar