![]() |
| Dok. Himpinan Mahasiswa Kabupaten Tolikara (HMKT) Bersama Senior-Senior (Nikinus Foto) |
Merauke Sulhit.com – Himpunan Mahasiswa Kabupaten Tolikara Kota
Studi Merauke (HMKT) kembali mendesak Pemerintah Kabupaten Tolikara untuk
segera merealisasikan pembangunan asrama mahasiswa di Kota Merauke. Keberadaan
asrama dinilai menjadi kebutuhan mendesak guna menunjang proses pendidikan
mahasiswa asal Tolikara yang sedang menempuh studi di wilayah selatan Papua
tersebut.
Harapan tersebut disampaikan Ketua Umum HMKT, Apu
Yanengga, saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) HMKT di Merauke, Kamis
(6/8/2026).
Menurut Yanengga, perjuangan pembangunan asrama mahasiswa
bukanlah tuntutan baru. Aspirasi tersebut telah diperjuangkan secara
berkelanjutan sejak HMKT berdiri pada 2011 dan terus menjadi agenda utama
setiap periode kepengurusan.
"Perjuangan pembangunan asrama ini merupakan amanah
yang terus kami lanjutkan dari pengurus-pengurus sebelumnya. Hingga saat ini,
kebutuhan akan asrama masih menjadi persoalan yang belum terselesaikan,"
ujarnya.
Ia menjelaskan, selama masa kepengurusannya, HMKT telah
menyusun dan menyerahkan proposal pembangunan asrama kepada Pemerintah
Kabupaten Tolikara sebagai bentuk keseriusan organisasi dalam memperjuangkan
kepentingan mahasiswa.
Proposal tersebut, kata Yanengga, pernah disampaikan secara
langsung kepada mantan Bupati Tolikara Usman G. Wanimbo, SE, kemudian kepada
Penjabat Bupati Tolikara Marten Kogoya, SH. M. AP. Namun hingga kini, belum ada
tindak lanjut maupun jawaban resmi dari pemerintah daerah.
Memasuki masa pemerintahan Bupati Tolikara Willem Wandik, S.Sos HMKT kembali menyerahkan proposal yang sama dengan harapan pembangunan asrama
mahasiswa dapat menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah.
Yanengga
menegaskan, keberadaan asrama mahasiswa tidak hanya berfungsi sebagai tempat
tinggal, tetapi juga menjadi pusat pembinaan karakter, pengembangan sumber daya
manusia, peningkatan prestasi akademik, serta wadah mempererat persatuan
mahasiswa asal Kabupaten Tolikara yang sedang menempuh pendidikan di Merauke.
"Kami berharap Pemerintah Kabupaten Tolikara dapat
mendengar dan menjawab aspirasi mahasiswa. Pembangunan asrama merupakan
kebutuhan yang sangat mendesak sekaligus investasi jangka panjang dalam
meningkatkan kualitas sumber daya manusia Tolikara," katanya.
Ia meyakini pemerintah memiliki komitmen yang sama dalam
mempersiapkan generasi muda yang berkualitas untuk membangun daerah pada masa
mendatang.
Meski hingga kini belum ada realisasi pembangunan, HMKT,
lanjut Yanengga, tetap optimistis dan akan terus mengawal aspirasi tersebut
sampai memperoleh perhatian serta tindak lanjut dari Pemerintah Kabupaten
Tolikara.
Menurutnya, pembangunan asrama mahasiswa merupakan bentuk
investasi strategis pemerintah dalam menciptakan generasi muda Tolikara yang
unggul, berdaya saing, dan siap berkontribusi bagi kemajuan daerah.
Melalui pelaksanaan Mubes HMKT tahun 2026, pihaknya juga
mengajak Pemerintah Kabupaten Tolikara, DPRK Tolikara, para senior, alumni,
tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung
terwujudnya pembangunan asrama mahasiswa Kabupaten Tolikara di Kota Studi
Merauke.
"Harapan kami, asrama mahasiswa dapat segera dibangun
sehingga mahasiswa Tolikara memiliki fasilitas pendidikan yang layak dan mampu
meningkatkan kualitas belajar serta persatuan di perantauan," tutup Apu
Yanengga. (Nikinus)*

0 comments:
Posting Komentar