Selasa, 09 Juni 2020

Papuan Lives Matter

Penolakan Rasisme (Foto: Novian Arbi/ Antara News Jakarta)

Rasisme adalah itu suatu sistem Kepercayaan atau doktrin sistem yang menyatakan bahwa perbedaan biologis yang melekat pada Ras manusia menentukan pencapaian budaya atau individu bahwa suatu ras tertentu lebih superior dan memiliki hak untuk mengatur ras yang lainnya.

Rasisme telah menjadi faktor pendorong  diskriminasi sosial,  segregasi dan kekerasan rasial termasuk juga genosida, dan menurut catatan sejarah istila rasis ini sudah digunakan sejak 1940an sebagai konotasi yang buruk, isu-isu rasial juga digunakan untuk memenangkan suara. 

Dari dulu Papua selalu dibiarkan tertutup, sehingga tidak banyak Masyarakat Indonesia mengetahui apa yang terjadi diatas tanah Papua. 

Stigma Sosial yang dibangun selama ini adalah OAP itu bodok, hidup di hutan, tidak bisa apa-apa,  suka hambur-hambar uang, pejabat banyak korupsi, mabuk-mabukan dan lain sebagainya. Stigma itu cap atau  presepsi yang dibangun  bahwa memang begitu. Dari jaman orde baru dan masih terbawa sampai saat ini. 

Tentu apa yang terjadi hari ini, tentu tidak terkepas dari apa yang terjadi di masa lalu, sebagai kesadaran Kolektif bersama semoga bacaan ini dapat membuka cakrawala berpikir kita 

(https://suarapapua.com/2020/06/07/dekolonisasi-yang-gagal-akar-rasisme-terhadap-orang-papua/). Dibaca yaaa masih banyak referensi lain silahkan dicari. 

Menurut Aristoteles yang mewakili dunia barat. 
"Manusia berbeda dari semua binatang karena ia mempunyai rasio"

Menurut Mensius yang mewakili dunia Timur,  yang menjadi titik pangkal perbedaan manusia dari binatang adalah karena ia mempunyai hati nurani.

Menurut kitab suci saya, Alkitab Manusia adalah ciptaan Allah yang diciptakan menurut gambar dan rupa kita.

Terjemahan bahasa Indonesia sehari-hari " Kejadian 1:26a "Sekarang Kita akan membuat manusia yang akan menjadi seperti Kita dan menyerupai Kita. 

Terjemahan lain seperti KJV bilang " God said, “Let us make man in our image, after our likeness (kej 1:26a). 

Jadi Menurut hemat saya kita manusia mempunyai rasio, moral, dan sifat hukum.

Jadi rasio adalah salah satu hal yang sangat penting yang diberikan Tuhan, yang membedakan kita dari semua binatang.

Lantas kita bertanya apa itu Rasio? 
Rasio menurut KBBI adalah pemikiran menurut akal sehat, akal budi, nalar. 

Saudara Ku...!!! 
Waktu ini berjalan sangat cepat, setiap detik yang kita lewati pun tidak akan terulang lagi, sehingga kita di tuntut untuk benar-benar memanfaatkan kesempatan yang ada. 

Bersyukur karena sampai detik ini kita masih diberi kesempatan, untuk dapat melakukan pekerjaan kita. 

Semangat tetap berusaha lakukan yang terbaik sesalalu ada  jalan  keluar  jika  tetap  tersenyum. Senyum  mu  meluluh lantakan  tembok  yang  tinggi  yang  ada  didepan  mu. 

Milikilah  optimisme  yang  tinggi  untuk  mengatakan  kepada  mereka  bahab  kami tidak  seperti  yang  kalian  pikirkan. 
Harapan  itu  selalu  ada  selagi  kamu  meyakini  bahwa  itu  akan  terjadi.

Lakukanlah  apa  yang  bisa  kamu  lakukan  untuk  orang  lain. Karena  sesungguhnya  kita  terlahir  untuk  kepentingan  orang  lain. Kita di cipta untuk kepentingan orang lain. 

Orang mengatakan sejarah itu tidak akan terulang,  ada juga yang bilang sejarah  harus dijadikan rujukan dan juga sebagai bahan pembelajaran generasi selanjutnya. 

Didalam sejarah kehidupan khususnya orang Kristen,  Tuhan memakai orang biasa sama seperti kita untuk melakukan hal-hal besar. 
Salah satunya Daud.  Pasti kita sdh pernah membaca ataupun mendegar kisah Daud yang mengalahkan Goliat. 

Mari belajar dari cerita ini, apapun tafsirannya yang jelas sejarah mencatatkan,  bahkan kitab suci mencatatkan Daud berhasil mengalahkan Orang Gat itu.  Setinggi apapun lawan mu, mungkin kita dapat memakai cara Daud. Kita semua guru dan murid dalam kehidupan,  kita semua harus belajar sesuatu dan semua yang kita pelajari dapat kita bagikan .

Saat BOS BESAR diatas melihatmu berusaha hidup dengan damai,  DIA tersenyum untuk sesaat, lalu  DIA mengirimkan api dan belerang kepada kita, mungkin itu sebua pesan kau adalah senjata yang ditempat  api,  kamu mungkin satu-satunya yang dapat menghentikan penderitaan yang terjadi.

Mungkin sebaiknya kau melakukan tugas Tuhan dengan cara yang paling baik yang kau  sukai.

Saya pikir hidup dalam stigma itu sama dengan hidup dalam penjara  Stigma bisa juga menjadi percikan semangat untuk menunjukkan bahwa Orang Asli Papua (OAP)  tidak seperti yang mereka pikirkan.

Pengalaman mengajarkan saya bahwa kita  punya nilai jual itu kita yang tentukan.

'Saya percaya bahwa kebenaran itu akan membuka dirinya sendiri, jika sudah KAIROS"

Pada akhirnya sepintas kata ini muncul di benak saya "Sepintar-pintarnya bangkai ditutupi, baunya tetap tercium juga".

Kapanpun, dimanapun ketika umat manusia di tindas karena perbedaan suku, ras, agama dan pandangan politik maka saat itu batas-batas wilaya, suku, agama dan ras sudah tidak relevan lagi.(*)

_Salam Damai_
_CatatanManual_
Ilaga 9/6/2020

Penulis : dr. Etinus W. Kogoya ( admin Catatan Manual)
Editor : Jazwan W. Yanengga.


Senin, 01 Juni 2020

Sukacita Iman atau Rohaniah Yang Melimpah Bag. Kedua

Ilustrasi Pencurahan Roh Kudus

Oleh : Pdt. Thomas Wenda, S.Th
Gembala Jemaat GIDI Anugerah Manado

SYALOM......
Salam sejahtera bagi kita keluarga Allah di dalam Kasih Kristus Yesus Tuhan kita. Marilah kita bersyukur kepada Tuhan, kerena hari ini Tuhan Yesus telah tibahkan kita hari pertama bulan Juni 2020, juga kita dalam suasana sukacita merayakan PASKAH KE DUA bagi kita keluarga Allah. 

Oleh karena itu saya mengajak kita untuk memuliakan Tuhan Allah melalui merenungkan Firman Allah, lanjutan ibadah Paskah Pertama; kemarin terambil dari : 
✓ Kisah P Rasul 2:1-40
✓ Ayat Nast KPR 2:4,14
✓ Tema: "SUKACITA IMAN/ROHANI YANG MELIMPAH"

Saudara- saudari ku Keluarga yang terkasih, renungan Firman Allah hari ini adalah lanjutan dari renungan ibadah paskah pertama dari Alkitab teks dan tema yang sama tersebut di atas dalam dua bagian, diantaranya; 
1. Hari Pentakosta adalah Baptisan Api Roh Kudus (ayat 1-13).
2. Hari Pentakosta adalah Dampak Pekerjaan Roh Kudus (ayat 14-40).
Oleh karena itu, hari ini Paskah ke dua kita bersama-sama  merenungkan poin yang ke dua...

II. HARI PENTAKOSTA ADALAH DAMPAK PEKERJAAN ROH KUDUS  (ayat 14-40). Ay. Nast 14.

Saudara-saudariku yang terkasih di dalam kasih Kristus, Hari Pentakosta merupakan peristiwa yang sangat menggemparkan di kota Yerusalem, dan menjadi titik balik bagi kehidupan orang percaya pada jemaat Gereja mula-mula. Pada saat itu jumlah orang yang berkumpul dan berdoa menantikan janji Tuhan Yesus adalah 120 orang. Kesemuanya itu mengalami lawatan Tuhan melalui pencurahan Kuasa Roh Kudus. 
Salah seorang dari semua orang percaya yang menantikan janji Tuhan itu adalah Petrus, murid Yesus yang semula menyangkal Dia sebanyak tiga kali; setelah mengalami jamahan Kuasa Roh Kudus hidupnya berubah 180 derajat. Petrus yang dahulunya dihantui oleh perasaan ragu dan takut yang menyebabkannya menyangkal Yesus telah diubahkan menjadi sosok pribadi yang benar-benar  berbeda. Ia mengasihi Tuhan Yesus Kristus dengan penuh totalitas dan berani menghadapi resiko apa pun karena imannya yang sungguh-sungguh, di hadapan ribuan orang Petrus bersaksi tentang Kristus, karyaNya, KebenaranNya, dan kedasyatan kuasaNya. "Hai orang-orang Israel, dengarlah perkataan ini: yang aku maksudkan, ialah Yesus dari Nazaret, seorang yang telah ditentukan Allah dan yang dinyatakan kepadamu dengan kekuatan-kekuatan dan mujizat-mujizat dan tanda-tanda yang dilakukan oleh Allah dengan perantaraan Dia di tengah-tengah kamu, seperti yg kamu tahu" (KPR 2:22).
Hal itu menunjukkan bahwa tidak ada kemampuan dan kekuatan dari diri kita sedikit pun untuk kita dapat bertumbuh dan mengalami pembaharuan, terlebih untuk kita dapat melakukan apa yang menjadi kehandak Allah, untuk dapat menjadi penurut-penurut Tuhan, apa lagi dipercaya untuk menjadi kawan sekerja Allah di ladangNya, kecuali oleh pertolongan Kuasa Roh Kudus dan pengurapanNya.  
Alkitab telah mencatat bahwa setelah mendengar khotbah dari Petrus banyak orang dapat mengalami pertobatan karena Kuasa Roh Kudus. "Orang-orang yang menerima perkataan itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa."( KPR 2:41). 
Kegerakan rohani Kristen terjadi,  Jemaat mula-mula sangat benar-benar mengalami kasih mula-mula kepada Tuhan, setiap hari mereka bertekun dalam pengajaran, bersekutu, dan bersehati sepikir untuk berdoa di rumah Tuhan, serta bertambah banyak orang yang telah diselamatkan. 

"Melalui karya Roh Kudus, kita telah memiliki pengharapan yg baru dan pasti, karena karya Roh Kudus itu akan terus memperbaharui dan menjadikan kita ciptaanNya yang baru dan kehadiran Roh Kudus di dalam hati setiap orang percaya, akan selalu menghasilkan kuasa dan mujizat-mujizat bagi umat Allah di muka bumi.

Akhirnya kami selaku pelayan Tuhan bersama keluarga, menyampaikan Selamat memperingati PENCURAHAN KUASA ROH KUDUS untuk menolong GerejaNya dalam karya menjanhkau jiwa-jiwa guna perluasan Kerajaan Allah. "IMANUEL"

Minggu, 31 Mei 2020

Sukacita Iman atau Rohaniah Yang Melimpah | Bag. Pertama

Ilustrasi Pencerahan Roh Kudus

Oleh : Pdt. Thomas Wenda, S.Th
Gembala Jemaat GIDI Anugerah Manado

SHALOM... TerPujilah Tuhan Yesus Kristus! Salam sejahtera bagi kita keluarga Allah. Marilah kita patut bersyukur atas rahmat dan anugerahNya telah menyertai kita sampai pagi hari Minggu ini dengan kondisi yang aman dan selamat. 

Hari ini adalah seluruh umat manusia yang telah menjadi anak-anak Allah dengan sukacita iman memuliakan Anak Allah, Tuhan Yesus atas karyaNya yang telah rela berkorban untuk kita ( kelahiran di kandang yang hina, kematianNya menderita disalibkan, dikuburkan di dalam kuburan orang mati dan KebangkitanNya kubur kosong) dan hari ini kita memperingati hari PENCURAHAN KUASA ROH KUDUS sesuai dengan janjiNya. 
Bapak/ibu/sdr/i yang kami kasihi di dalam Tuhan Yesus Kristus, marilah kita dengan sukacita merenungkan Firman Allah yang terambil dari: 
Kisah Para Rasul 2:1-40
✓ Ayat Nast (KPR 2:4,14)
✓ Thema : "SUKACITA IMAN / ROHANIAH YANG MELIMPAH"

Saudara-saudariku Keluarga Allah yang terkasih, bahwa "Pentakosta" merupakan peristiwa penting yang menggemparkan dan membuat tercengang seluruh penduduk di kota Yerusalem, karena dari peristiwa penting ini terjadi kegerakan rohani yang luar biasa. 
Hal ini adalah penggenapan dari perkataan Yesus Kristus sebelum Ia terangkat naik ke Sorga, "kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksiKu di Yerusalem, dan di seluruh Yudea dan samaria dan sampai ke ujung bumi."(KPR 1:8).

Oleh karena itu, dalam perayaan memperingati Pentakosta kali ini kita merenungkan dua hal penting yang memberi motivasi dan menguatkan hati dan iman kita: 

I. HARI PENTAKOSTA KENYATAAN BAPTISAN ROH KUDUS ( Ayat 1-13 ).

Saudar/i dalan kasih Kristus, kita perhatikan ayat 4, "Maka penuhlah mereka dgn Roh Kudus..." Dalam Perjanjian Lama, Bahasa Ibrani (shavouth) yang artinya masa raya 7 Minggu, ditandai dengan dibawanya persembahan  pemuaian hasil hulu yang dikenal sebagai 'bikkurim', artinya persembahan hasil hulu kedua. Dalam perhitungan tradisi bangsa  Israel, puncak perayaan ini adalah saat di mana Tuhan menurunkan 10 hukum Taurat kepada Musa di gunung Sinai, tepat pada hari ke 50 sesudah Paskah atau tepat sesudah perayaan buah sulung.
Hari raya ini populer dengan  nama Pentakosta dalam Perjanjian Baru. Hari Pentakosta adalah hari pencurahannya Kuasa Roh Kudus untuk menyertai kehidupan umat Allah. 
Ini merupakan penggenapan nubuat dari Nabi Yoel (Yoel 2:28-32). Sesuai dengan artinya sebagai hari ke 50, perhitungannya dimulai sesudah Kristus bangkit dari kematianNya, saat Dia menampakkan diri selama 40 hari, dan selama 10 hari para  muridNya menunggu akan janji Bapa itu dan akhirnya janji itu digenapiNya (KPR 2:1-3).

Peristiwa ini juga merupakan penggenapan pernyataan Yohanes Pembaptis: "Aku membaptis kamu dengan air ..." (Mat 3:11). 
Salah satu lambang Roh Kudus adalah api. Alkitab menyatakan bahwa Tuhan adalah api yang  menghanguskan (Ibrani 23:29). Ketika apiNya turun menjamah hati setiap orang percaya  api itu akan 'membakar, menghanguskan dan membersihkan' semua kotoran yang ada, maka seluruh kehidupannya akan menjadi baru (2 Kor 5:17).

Melalui karya Roh Kudus maha Kudus ini, kita memiliki pengharapan yang baru, karena Roh Kudus akan terus memperbaharui dan menjadikan kita ciptaanNya yang baru di dalam kasih karunia Allah. 

Selamat berhari Minggu dan selamat merayakan hari Pentakosta dalam ibadah raya, Minggu 31 Mei 2020. Kiranya ibadah kita hari menjadi ibadah yang membawa perubahan hidup dan kehidupan kita yang menyenangkan hati Tuhan Yesus Kristus. 

Renungan Poin ke II akan di bagikan pada PASKAH KE DUA tanggal 1 Juni 2020 besok. Doaku Tuhan YESUS KRISTUS kepala Gereja akan menyertai dan memberkati kita 🤝 IMANUEL.🙏🙏🙏

PEKALAH ATAS KARYA ROH KUDUS


Oleh : Pdt. Lenis Kogoya

Saudaraku 
Roh Kudus diutus untuk mengerjakan tugas terpenting dan mendesak sebagaimana dimubuatkan oleh Yesus jauh sebelum Roh Kudus diutus, yakni:

"Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman" (Yoh. 16:8).

Biarlah kita selalu memiliki kepekaan yang kuat terhadap pekerjaan Roh Kudus dalam:

  1. Mengingatkan kita akan dosa agar selalu menjaga kekudusan Allah. Tidak lagi bermain-main atau kompromi dengan dosa; 
  2. Mengingatkan kebenaran yang diajarkan oleh Yesus semasa hidup-Nya di bumi. Roh Kudus tidak mengajarkan kebenaran lain terutama hal-hal yang akan datang;
  3. Mengingatkan kita akan penghakiman yang berlaku bagian setiap orang. Artinya setiap orang akan dihakimi sesuai perbuatannya selama di dunia. Dan waktu itu akan segera tiba. 

Sebagai hamba Tuhan, saya mengharapkan agar dalam even yang bersejarah ini, kita bukan sekedar melakukan selebrasi biasa tapi tangkap maksud kehadiranNya sehingga umatNya dipersiapkan untuk siap menyambut kedatang Kristus yang kedua kali. 

SELAMAT MERAYAAN PENGUTUSAN ROH KUDUS.

SORGA ATAU NERAKA


   Oleh. Pither P. Karoba

Tuhan Allah menghadapkan manusia kepada dua macam akhirat yaitu SORGA dan NERAKA. Demikian juga ada dua pribadi yang disembah oleh manusia (kita) yakni Yesus Kristus atau Iblis. 

Setiap orang harus memilih salah satu, Kristus atau Iblis, Sorga atau Neraka. Jikalau seseorang memilih Kristus maka pasti ia akan masuk ke Sorga dan kalau seseorang memilih Iblis maka pasti ia akan masuk ke Neraka dan tiap-tiap orang yang menolak Kristus berarti ia memilih Iblis, biarpun ia menginsafi hal itu atau tidak. 

Satu hal yang harus kita tahu bahwa Neraka adalah tempat yang dijadikan untuk Iblis dan malaikat-malaikat yang jahat, tetapi manusia yang menolak Kristus serta memilih Iblis mau tak mau akan menyertai Iblis dalam tempatnya. 

Alkitab tidak menyatakan dengan jelas di mana Neraka itu, tetapi Neraka itu tetap ada. Dan satu hal yang nyata adalah orang-orang di tempat itu terpisah dari Allah dan tidak mendapat pertolongan lagi  dari Allah.

Kita tidak perlu bingung, ragu dan gelisah di dalam mengikuti Kristus. Karena Kristus sudah memberikan jaminan dan kepastian ultima,riil,konkrit bagi kita.

Kita bersyukur karena Kristus sudah menuntun kita kepada jalan keselamatan, sebab Dialah jalan, kebenaran dan hidup. (Yohanes 14:6)

Sabtu, 30 Mei 2020

TINDAKAN NYATA UNTUK BERNILAI KEKAL


Oleh : Pdt. Dr. Lenis Kogoya, M. Th

Saudaraku, 
Kita tinggal di dunia,  bekerja di dunia tetapi kita bukan orang dunia ini.  Kita berwarga kerajaan surga yang diizinkan Allah menumpang di dunia dengan menjadi warga bumi di salah satu negara di bumi ini. 

Jadi selama kita masih menumpang di dunia ini,  kita harus lakukan sesuatu sesuai dengan apa yang kita dengar,  kita pelajari dan kita yakini dari Bapa Surgawi. Artinya lakukan pekerjaan apapun di dunia ini bukan sekedar untuk manusia tetapi seperti untuk Tuhan.  

"Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah. Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi." (Kol. 3:1-2).

Caranya bagaimana? 
Pikirkan perkara di atas artinya lakukan apapun pekerjaan di dunia dengan selalu takut akan Allah.  Lakukan pekerjaan yang dipercayakan Tuhan Allah dengan motivasi yang benar,  cara-cara yang benar agar bernilai kekal,  yang dapat dipertanggungjawabkan kepada Hakim yang Adil. Jangan berpura-pura baik di hadapan manusia, "tetapi jadilah orang tidak baik demi menyenangkan hati Bapa, sebab memang kita menyangkal diri lebih dahulu untuk menjadi anak Allah."

Minggu, 24 Mei 2020

Kehidupan Yang Berkenan Tuhan Allah

Oleh :Pdt. Thomas Wenda, S.Th

Gembala Jemaat GIDI Anugerah Manado

SHALOM... Puji Tuhan,  Salam sejahtera bagi kita semua keluarga Allah. Marilah kita bersyukur kepada Tuhan kita Yesus Kristus yang telah tibahkan kita pagi dengan Selamat untuk memuji dan memuliakan Allah kita. Hari kamis lalu kita telah memperingati KENAIKAN YESUS KRISTUS ke SORGA. Kini hari ke tiga dan tujuh hari lagi tanggal, 31 kita akan memperingati PENCURAHAN KUASA ROH KUDUS khusus bagi orang-orang percaya kepada Tuhan Yesus Kristus.

Saudara/i dan bapak/ibu yang dikasihi oleh Tuhan Yesus, untuk itu hari ini kita patut bersyukur kepada Allah yang mana kita diberikan kesempatan yang istimewa untuk beribadah di masing-masing tempat tinggal: baik di Asrama, Gubuk, Kos-Kosan serta Keluarga. Marilah kita merenungkan Firman Allah yang terambil dari :
✓ Kejadian 6:1-22
✓ Ayat Nas 6 : 8
✓ Tema : "KEHIDUPAN YANG BERKENAN TUHAN ALLAH"

Bapak/ibu/sdr/i, yang Tuhan Yesus kasihi, Alkitab menyatakan dengan jelas bahwa pada zaman Nuh semua manusia telah rusak berat perbuatannya, bahkan " Segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata"
(ay 5). Begitu banyaknya kejahatan sampai Tuhan merasa menyesal telah menjadikan manuisa. Namun di tengah-tengah dunia yang begitu jahat itu, Tuhan masih mendapati satu pribadi yg berkenan di hatiNya yaitu Nuh, "... seorang yang benar dan tidak bercela diantara orang-orang sezamannya;"(ay 9). Menurut bahasa asli, Nuh berasal dari kata 'Noah atau Noa yang berarti istirahat, tentram, juga memiliki makna Sabat atau Penghiburan.

Faktor apa saja yang membuat hidup Nuh dikenan oleh Tuhan?

1). Nuh memiliki persekutuan intim yang karib dengan Tuhan (ay 9). Terjemahan lainnya menjelaskan bahwa Nuh senantiasa mengikuti kehendak Tuhan dan hidup dalam hubungan yang erat dengan  Tuhan. Artinya Nuh dan Tuhan senantiasa terjalin komunikasi yang intim dan terhadap orang yang bergaul karib denganNya. Ia memberitahukan rencana dan perjanjianNya (Maz 25:14). Berfirmanlah Tuhan kepada Nuh, " Aku telah memutuskan untuk mengakhiri hidup segala makhluk, sebab bumi telah penuh dengan kekerasan oleh mereka, jadi Aku akan memusnahkan mrk bersama-sama dengan bumi. Buatlah bagimu sebuah bahtera dr kayu gofir, (Kejad 6:13-14). 

2). Nuh selalu Taat Melakukan Kehendak Tuhan Allah (ay 22-23). 
Sekalipun perintah Tuhan itu sulit untuk dilakukan dan sangat tidak masuk akal, Nuh tidak  melakukan perbantahan dengan Tuhan, mengeluh atau berdalih, tapi Nuh tetap TAAT. Padahal Nuh belum pernah melihat hujan dan ia hidup jauh samudera, belum lagi proses pembuatan bahtera yang memakan waktu bertahun-tahun dengan peralatan juga serba terbatas. Nuh sangat rela berkorban dan melakukan yang terbaik hanya bagi Tuhan sekalipun banyak tantangan, hambatan dan hinaan dari dalam maupun dari luar masyarakat di sekitar. 

Akhirnya ketaatan Nuh pun terbayarkan! Ketika semua manusia maupun makhluk yang hidup di zaman itu mengalami kebinasaan, "Hanya Nuh yang tinggal hidup dan semua yang bersama-sama dengan dia dalam bahtera itu." (Kejad 7:23).
Saudara- saudari ku yang terkasih di dalam Kristus, dengan  mendengarkan uraian renungan Firman Allah tersebut, marilah kita membuka mata hati dan telinga rohani untuk merespons lawatanNya, bahwa Tuhan sedang mencari 'Nuh-Nuh' akhir zaman, orang-orang yang mau taat melakukan kehendak Tuhan Allah dan hidupnya tanpa kompromi dengan segala macam tawaran dunia!

Selamat berhari Minggu dan selamat beribadah Raya, Minggu 24 Mei 2020. Kiranya ibadah kita sebagai persembahan kita yang hidup hanya untuk menyenangkan hati Tuhan Yesus Kristus. Kasih karunia dari Allah, Damai sejahtera dari Yesus Kristus dan penghiburan serta kekuatan dr Roh Kudus menyertai kita semua dr sekarang sampai Tahun Yesus menjemput kita sbg saleh2Nya. Amin.

Kamis, 21 Mei 2020

Lebih Berguna Yesus Naik Ke Sorga

Oleh : Pdt. Thomas Wenda, S.Th
Gambala Jemaat GIDI Anugerah Manado

SHALOM...Pujilah Tuhan!
Salam sejahtera bagi kita keluarga Allah. Marilah kita bersyukur kepada Tuhan Yesus Kristus yang telah menyelamatkan kita dari kuasa kerajaan maut dan telah memanggil serta mempercayakan pekerjaan dengan kasih karuniaNya yang mulia untuk berkerja di ladangNya. 
Pada pagi hari yang sangat berbahagia ini kita perlu bersyukur dan memperingati "KENAIKAN YESUS KE SORGA".

Saudara/i yang terkasih dalam Yesus, Marilah kita dengan sukacita  merenungkan Firman Allah yg terambil dari : 
✓ Kisah P Rasul 1:6-11
✓ Ayat Nas ( KPR 1:6 )
✓Tema: "LEBIH BERGUNA YESUS NAIK KE SORGA"

Para Rasul terus memilki pengharapan yang begitu besar utk pemulihan bagi bangsanya, dan harapan itu semakin nampak nyata di depan mata mereka saat menyaksikan bahwa Kristus telah bangkit dari kematianNya di hari ke-3 lalu. "Selama 40 hari Ia telah berulang kali menampakkan diri dan berbicara kepada mereka tentang Kerajaan Allah (KPR 1:3b).   Oleh karena itulah para muridNya dengan penuh keberanian mereka mempertanyakan hal itu secara langsung kepada Tuhan, "Tuhan, maukah Engkau pada  masa ini memulihkan Kerajaan bagi Israel? (ayat nas). Mereka berharap Kristus akan tetap tinggal bersama-sama dengan mereka di bumi sampai kerajaan Israel benar-benar dipulihkan. Tetapi Kristus menjawab,  engkau tidak perlu mengetahui masa dan waktu, yang ditetapkan Bapa sendiri menurut kuasaNya (KPR 1:7). Ini menunjukkan bahwa pemikiran dan kehendak manusia itu berbeda dgn kehandak Allah Bapa. 

Apa yang terjadi kemudian?  Dengan mata kepala sendiri mereka menyaksikan  Kristus naik ke Sorga: 
"Terangkatlah Ia disaksikan oleh mereka, dan awan menutup-Nya dari pandangan mereka. Ketika mereka sedang menatap ke langit waktu Ia naik itu, tiba-tiba berdirilah 2 orang yang berpakaian putih dekat mereka, dan berkata kepada  mereka: Hai orang-orang Galilea, mengapakah kamu berdiri melihat ke langit? Yesus ini, yang terangkat ke Sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yg sama seperti kamu melihat Dia naik ke Sorga."(KPR 1:9-11). 

Sesungguhnya Yesus telah menegaskan kepada  mereka bahwa "adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku Tidak pergi, penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jika Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu." (Yoh. 16:7). Saudara/i yg terkasih di dlm kasih Kristus, dgn semua Kebenaran Firman Allah di atas, ada beberapa Keuntungan dr Yesus Kristus Naik ke Sorga bg kita sbg orang percaya kepada Dia :
1. Yesus Telah Menyelesaikan tugas-Nya di Muka Bumi.
2. Yesus Kristus Harus Kembali ke (asal) Sorga.
3. Yesus Kristus ke Sorga untuk Mengirim Roh Kudus di Bumi.
4. Yesus Kristus ke Sorga untuk menjadi pengantara  dan menyedikan tempat bagi anak-anakNya.

Saudara/i yang terkasih di dalam  Kritus, sangat perlu dipahami bahwa, kehadiran Kristus di bumi dalam wujud manusia sudah selesai dan sudah kembali kepada Bapa-Nya, tetapi  Ia "...tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim piatu."(Yoh 14:18a) sebab Ia "...akan minta kpd Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang penolong yang lain, supaya ia menyertai kamu selama-lamanya," (Yoh 14;16). Manfaat terbesar yang akan diterima oleh para murid-murid setelah Tuhan Yesus Kristus naik ke Sorga adalah kedatangan Roh penolong, penghibur dan penginsaf segala dosa yaitu Roh Kudus. Hanya melalui Roh Kudus, Kristus menyatakan kehadiran-Nya di tengah-tengah umatNya yang kudus.

Selamat merayakan kenaikan Tuhan Yesus Kristus ke Sorga yang sangat bermanfaat bagi kita sebagai anak-anakNya dan Selamat Beribadah Raya di dalam kasih karunia Tuhan kita Yesus Kristus. IMANUEL.

Rabu, 20 Mei 2020

MAKNA KENAIKAN YESUS KRISTUS


Makna Kenaikan Kristus

Oleh. Pither P. Karoba

Tanggal 21 merupakan Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus ke sorga yang diperingati seluruh umat Kristiani di dunia, hari kenaikan merupakan lanjutan dari rangkaian karya keselamatan Yesus Kristus yang menyatakan identitas dan peran-Nya dalam karya keselamatan, setelah Ia menyelesaikan karya penebusan. Kenaikan Yesus ke Surga juga merupakan kelanjutan dari peristiwa-peristiwa Kristologis lainnya, yaitu hari raya kematian dan kebangkitan.

Arti kenaikan Yesus Kristus yaitu Ia dipisahkan dari murid-murid-Nya serta dibawa ke sorga. Peristiwa ini terjadi setelah kebangkitan-Nya, dengan disaksikan oleh murid-murid-Nya ketika mereka sedang berkumpul bersama dengan Dia di bukit Zaitun. Peristiwa itu ditulis dalam (KPR. 1:9-11).

Sesudah Tuhan Yesus bangkit dari antara orang mati, maka Ia mempunyai tubuh kebangkitan, tubuh yang nyata, dapat dilihat  oleh rasul-rasul-Nya. Tuhan Yesus naik ke sorga dengan tubuh yang serupa dengan tubuh-Nya pada waktu Ia berada di bumi, hanya tubuh-Nya adalah tubuh yang dimuliakan. 

Tubuh kemuliaan-Nya itu tidak bercampur darah, melainkan tulang dan daging saja. Bisa dilihat (Luk. 24:39) sebab darah telah tertumpah karena dosa-dosa manusia.

Sangat perlu kita ketahui bersama adalah maksud kenaikan Kristus. 

1. Yesus Kristus kembali ke sorga untuk menjadi perintis orang percaya (kita) artinya Ia mendahului kita untuk menyediakan tempat bagi kita (Yohanes 14:2-3)

2. Kenaikan Kristus memastikan kita untuk dapat menghadap hadirat Allah dengan hati yang berani. Jadi janganlah kita takut menghampiri takhta anugerah Allah. 

3. Kenaikan Kristus memberikan pengharapan kepada kita untuk mendapat tubuh yang tidak dapat binasa. (2Kor. 5:1-8). Kenaikan Kristus memberikan kepastian bahwa orang percaya akan dapat tubuh kebangkitan yang tidak dapat binasa yang serupa dengan tubuh kemudian Tuhan Yesus. 

Selamat hari kenaikan YESUS KRISTUS. 🙏🙏

Senin, 18 Mei 2020