Senin, 10 April 2017

𝐑𝐈𝐍𝐃𝐔 𝐊𝐀𝐌𝐏𝐔𝐍𝐆 𝐇𝐀𝐋𝐀𝐌𝐀𝐍

𝘛𝘢𝘩𝘢𝘯𝘢𝘯  𝘥𝘢𝘭𝘢𝘮 𝘮𝘦𝘯𝘦𝘮𝘱𝘶𝘩 𝘱𝘦𝘯𝘥𝘪𝘥𝘪𝘬𝘢𝘯 𝘥𝘪 𝘯𝘦𝘨𝘦𝘳𝘪 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘵𝘢𝘬 𝘬𝘶𝘯𝘫𝘶𝘯𝘨 𝘣𝘦𝘳𝘩𝘦𝘯𝘵𝘪, 𝘮𝘦𝘮𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘫𝘪𝘸𝘢 dan ragaku 𝘵𝘦𝘳𝘬𝘪𝘬𝘪𝘴 𝘩𝘢𝘣𝘪𝘴 𝘰𝘭𝘦𝘩 𝘱𝘪𝘬𝘪𝘳𝘢𝘯.

𝘒𝘢𝘥𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘳𝘢𝘴𝘢 𝘣𝘰𝘴𝘢𝘯 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘵𝘪𝘯𝘨𝘨𝘢𝘭 𝘬𝘢𝘳𝘦𝘯𝘢 h𝘢𝘳𝘪-𝘩𝘢𝘳𝘪 𝘵𝘪𝘯𝘨𝘨𝘢𝘭 𝘥𝘪 𝘢𝘴𝘳𝘢𝘮𝘢, 𝘴𝘦𝘮𝘢𝘤𝘢𝘮 𝘩𝘪𝘥𝘶𝘱 𝘥𝘢𝘭𝘢𝘮 𝘬𝘶𝘳𝘶𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘱𝘦𝘯𝘫𝘢𝘳𝘢, 𝘴𝘦𝘵𝘪𝘢𝘱 𝘩𝘢𝘳𝘪 𝘣𝘦𝘳𝘵𝘦𝘮𝘶 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘵𝘦𝘮𝘢𝘯-𝘵𝘦𝘮𝘢𝘯 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘴𝘢𝘮𝘢, 𝘢𝘬𝘵𝘪𝘷𝘪𝘵𝘢𝘴 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘴𝘢𝘮𝘢, 𝘱𝘰𝘭𝘢 𝘮𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘮𝘢𝘬𝘢𝘯𝘢𝘯 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘴𝘢𝘮𝘢.  

𝘴𝘦𝘩𝘪𝘯𝘨𝘨𝘢 𝘴𝘦𝘵𝘪𝘢𝘱 𝘴𝘪𝘢𝘯𝘨 𝘩𝘢𝘳𝘪, 𝘴𝘢𝘺𝘢 𝘯𝘢𝘪𝘬 𝘬𝘦 𝘭𝘢𝘯𝘵𝘢𝘪 𝘥𝘶𝘢 𝘭𝘢𝘭𝘶 𝘮𝘶𝘭𝘢𝘪 𝘮𝘦𝘮𝘢𝘯𝘥𝘢𝘯𝘨 𝘬𝘦 𝘣𝘢𝘨𝘪𝘢𝘯 𝘣𝘢𝘯𝘥𝘢𝘳𝘢 𝘥𝘢𝘯 𝘱𝘦𝘭𝘢𝘣𝘶𝘩𝘢𝘯, 𝘬𝘢𝘭𝘢𝘶 𝘭𝘢𝘯𝘨𝘪𝘵 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘣𝘪𝘳𝘶, 𝘨𝘶𝘮𝘱𝘢𝘭𝘢𝘯 𝘢𝘸𝘢𝘯 𝘱𝘶𝘵𝘪𝘩  𝘥𝘪 𝘵𝘪𝘵𝘪𝘬-𝘵𝘪𝘵𝘪𝘬 𝘵𝘦𝘳𝘵𝘦𝘯𝘵𝘶 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘶𝘢𝘵 𝘩𝘢𝘵𝘪𝘬𝘶 𝘵𝘢𝘬 𝘴𝘢𝘯𝘨𝘨𝘶𝘱 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘣𝘦𝘳𝘵𝘢𝘩𝘢𝘯, 𝘳𝘪𝘯𝘥𝘶 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘱𝘶𝘭𝘢𝘯𝘨 𝘬𝘦 𝘬𝘢𝘮𝘱𝘶𝘯𝘨 𝘩𝘢𝘭𝘢𝘮𝘢𝘯.

𝘐𝘳𝘪𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘮𝘶𝘴𝘪𝘬 𝘥𝘪 𝘭𝘰𝘳𝘰𝘯𝘨-𝘭𝘰𝘳𝘰𝘯𝘨 𝘬𝘢𝘮𝘢𝘳, 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘶𝘢𝘵 𝘩𝘢𝘵𝘪𝘬𝘶 𝘵𝘢𝘮𝘣𝘢𝘩 𝘩𝘢𝘯𝘤𝘶𝘳 𝘭𝘢𝘨𝘪.

𝘈𝘬𝘶 𝘣𝘦𝘳𝘶𝘴𝘢𝘩𝘢 𝘮𝘢𝘴𝘶𝘬 𝘥𝘢𝘭𝘢𝘮 𝘬𝘢𝘮𝘢𝘳 𝘭𝘢𝘭𝘶 𝘣𝘦𝘳𝘣𝘢𝘳𝘪𝘯𝘨 𝘵𝘦𝘵𝘢𝘱𝘪 𝘵𝘢𝘬 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘩𝘪𝘭𝘢𝘯𝘨 𝘳𝘢𝘴𝘢 𝘬𝘦𝘱𝘦𝘥𝘪𝘩𝘢𝘯 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘢𝘥𝘢 𝘥𝘢𝘭𝘢𝘮 𝘩𝘢𝘵𝘪.

𝘈𝘪𝘳 𝘮𝘢𝘵𝘢𝘱𝘶𝘯 𝘮𝘶𝘭𝘢𝘪 𝘮𝘦𝘭𝘶𝘯𝘤𝘶𝘳 𝘥𝘪 𝘱𝘪𝘱𝘪 𝘬𝘢𝘯𝘢𝘯 𝘥𝘢𝘯 𝘬𝘪𝘳𝘪, 𝘪𝘯𝘨𝘢𝘵 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘵𝘶𝘢, 𝘬𝘦𝘭𝘶𝘢𝘳𝘨𝘢, 𝘵𝘦𝘮𝘢𝘯-𝘵𝘦𝘮𝘢𝘯 𝘮𝘢𝘪𝘯 𝘮𝘢𝘴𝘢 𝘭𝘢𝘭𝘶, 𝘵𝘦𝘳𝘭𝘦𝘣𝘪𝘩 𝘭𝘢𝘨𝘪 𝘥𝘪𝘮𝘢𝘯𝘢 𝘬𝘪𝘵𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘮𝘢𝘪𝘯 𝘥𝘪 𝘬𝘢𝘭𝘪 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘵𝘦𝘮𝘢𝘯-𝘵𝘦𝘮𝘢𝘯.

𝘈𝘯𝘥𝘢𝘪𝘬𝘢𝘯 𝘢𝘥𝘢 𝘫𝘢𝘭𝘢𝘯 𝘥𝘢𝘳𝘢𝘵  𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘗𝘶𝘭𝘢𝘶 𝘚𝘶𝘭𝘢𝘸𝘦𝘴𝘪 𝘬𝘦  𝘗𝘢𝘱𝘶𝘢, 𝘢𝘬𝘶 𝘣𝘦𝘳𝘶𝘴𝘢𝘩𝘢 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘣𝘦𝘳𝘫𝘢𝘭𝘢𝘯 𝘬𝘢𝘬𝘪 𝘵𝘢𝘱𝘪 𝘩𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘣𝘶𝘳𝘶𝘯𝘨 𝘣𝘦𝘴𝘪 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯𝘵𝘢𝘳 𝘴𝘦𝘩𝘪𝘯𝘨𝘨𝘢 𝘱𝘦𝘯𝘨𝘩𝘢𝘺𝘢𝘭𝘢𝘯 𝘪𝘵𝘶 𝘥𝘪𝘩𝘪𝘭𝘢𝘯𝘨𝘬𝘢𝘯 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘵𝘦𝘵𝘦𝘴𝘢𝘯 𝘢𝘪𝘳 𝘮𝘢𝘵𝘢.

𝘈𝘺𝘢𝘩......

𝘐𝘣𝘶......

𝘒𝘢𝘬.....

𝘈𝘥𝘪𝘬.....

𝘛𝘦𝘮𝘢𝘯-𝘵𝘦𝘮𝘢𝘯....

𝘈𝘬𝘶 𝘳𝘪𝘯𝘥𝘶 𝘬𝘢𝘭𝘪𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘮𝘶𝘢 𝘯𝘺𝘢..

𝘋𝘰𝘢𝘬𝘶 𝘴𝘦𝘮𝘰𝘨𝘢 𝘬𝘢𝘭𝘪𝘢𝘯 𝘥𝘪𝘴𝘢𝘯𝘢 𝘴𝘦𝘮𝘶𝘢 𝘴𝘦𝘩𝘢𝘵 𝘸𝘢𝘭𝘢𝘶𝘧𝘪𝘢𝘵 𝘥𝘢𝘭𝘢𝘮 𝘱𝘦𝘯𝘺𝘦𝘳𝘵𝘢𝘢𝘯 𝘴𝘢𝘯𝘨 𝘱𝘦𝘮𝘪𝘭𝘪𝘬 𝘯𝘢𝘧𝘢𝘴.


Senin, 09 Mei 2016

Makna Pembatisan


Makna Pembatisan

Atau tidak tahukah kamu, bahwa kita semua yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam kematian-Nya? Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru." (Roma 6:3-4)

Kamis, 04 Februari 2016

Siapakah Saya ?

Mengenal Diri

Jika anda telah percaya dan menerima Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat anda, maka anda sekarang adalah CIPTAAN BARU. Oleh karena itu anda sekarang memiliki identitas yang baru di dalam Kristus. Berikut ini adalah fakta-fakta yang Alkitab berikan yang menyatakan secara jelas siapakah anda setelah anda menerima Kristus sebagai Juruselamat:

Minggu, 17 Januari 2016

Poligami


Ilustrasi Poligami

Dalam hati nurani setiap orang beragama, tentunya termasuk Kristen, ada kesadaran bahwa beristri (atau bersuami) lebih dari satu adalah dosa. Poligami adalah hal yang tercela. Tidak heran jikalau hidup di tengah masyakarat yang agamanya "memberi peluang" untuk poligami sekalipun, poligami secara terang-terangan hanya dilakukan oleh segelintir orang yang perasaannya tidak terlalu peka terhadap suara hati nurani orang banyak.

Kamis, 09 Juli 2015

Senin, 06 April 2015

Identitas di Dalam Kristus II


Identitas di Dalam Kristus

Jika anda telah percaya dan menerima Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat anda, maka anda sekarang adalah CIPTAAN BARU. Oleh karena itu anda sekarang memiliki identitas yang baru di dalam Kristus. Berikut ini adalah fakta-fakta yang Alkitab berikan yang menyatakan secara jelas siapakah anda setelah anda menerima Kristus sebagai Juruselamat:

Identitas di Dalam Kristus I


Identitas di Dalam Kristus

Istilah "identitas dalam Kristus" sebenarnya tidak dipakai dalam Alkitab, tetapi konsepnya diajarkan berulang kali, khususnya di dalam Alkitab Perjanjian Baru. Masalah identitas sangat penting sekali, sebab pada dasarnya hidup manusia dibentuk dari bagaimana ia menerima identitasnya. Bagaimana seseorang bersikap, berrespon, dan bereaksi terhadap lingkungan hidupnya adalah tergantung (sadar atau tidak sadar) pada persepsi terhadap dirinya sendiri.

Kamis, 19 Februari 2015

Judi


Ilustrasi Judi


Latar Belakang
Judi dapat dilakukan dalam berbagai cara. Cara-cara tertentu bisa nampak tak salah, bahkan sebagian keuntungannya kadang-kadang dipakai untuk tujuan baik. Namun demikian, Firman Allah menyatakan bahwa segala bentuk judi bertentangan dengan kehendak-Nya bagi seorang Kristen.

Senin, 28 Juli 2014

NELSON MANDELA DAN DENDAM



Tak lama setelah terpilih sebagai Presiden Afrika Selatan (1994-1999), Nelson Mandela mengajak beberapa pengawalnya untuk keliling kota.

Dia singgah di sebuah restoran, dan tidak meminta perlakuan khusus. Dia memesan makanan untuk disantap bersama rombongan.

Di meja bagian pojok ada seorang laki-laki yang duduk menunggu pesanannya. Nelson meminta pengawalnya untuk mengajak laki-laki itu bergabung ke meja Nelson. Laki-laki itu pun dipersilakan duduk tepat di samping Nelson.

Hidangan sudah lengkap, Nelson dan rombongan siap menyantap, termasuk laki-laki yang berada di sampingnya.

Namun, laki-laki itu tampak aneh. Wajahnya berkeringat dan tangannya gemetar. Dia tidak sanggup menyantap hidangan yang ada, kecuali hanya sepotong roti dan beberapa tegukan air.
Pengawal pun bingung.

“Tampaknya dia sedang sakit, dan sebaiknya segera kami bawa ke rumah sakit”, ujar pengawal kepada Nelson.

Nelson diam sampai selesai makan. Pengawal semakin bingung melihat kondisi laki-laki tersebut, hingga dia dipersilakan untuk kembali ke mejanya yang pertama dia pesan.

Kata Nelson kepada pengawal, “Dia tidak sakit.
Keringat yang keluar dan tangan yang gemetar itu bukan karena dia sakit.

Dialah sipir yang dulu menyiksa aku ketika aku dipenjara di ruang isolasi. Pernah, ketika aku haus dan meminta air darinya, dia malah mengencingi kepalaku.

Jadi, dia sedemikian gemetar karena dia takut aku akan membalas apa yang pernah dia perbuat terhadap aku.

Tapi aku tidak akan membalasnya. Dendam bukan akhlakku.
"Dendam tidak akan dapat membangun negara, tapi memaafkan selalu menjadi jalan menuju kebangkitan sebuah bangsa.”

Senin, 05 Mei 2014

Stress dan Musik

Ada satu hasil penelitian tentang perceraian yang cukup mengejutkan tatkala saya membacanya lebih dari 10 tahun yang lampau. Ternyata, penyebab pertama perceraian di Amerika Serikat adalah masalah keuangan, bukan perselingkuhan atau masalah ketidaksetiaan lainnya. Saya tidak tahu apakah hasil riset itu tetap sama pada saat ini dan saya juga tidak tahu apakah data itu relevan dengan konteks di Indonesia. Tetapi dalam situasi krisis ekonomi seperti sekarang ini, saya pikir ada baiknya kita meluangkan waktu sejenak menelaah imbasan tekanan ekonomi pada hubungan suami-istri.