Selasa, 23 Agustus 2022

PERNIKAHAN

Ilustrasi Pernikahan 




Mengapa orang menikah ?

Karena mereka jatuh cinta.

Mengapa rumah tangganya kemudian bahagia ?

Apakah karena jatuh cinta ?

Bukan...

Tapi karena mereka terus bangun cinta. Jatuh cinta itu gampang, 10 menit juga bisa.

Tapi bangun cinta itu susah sekali, perlu waktu seumur hidup...

Mengapa jatuh cinta gampang ?

Karena saat itu kita buta, bisu dan tuli terhadap keburukan pasangan kita.

Tapi saat memasuki pernikahan, tak ada yang bisa ditutupi lagi.

Dengan interaksi 24 jam per hari 7 hari dalam seminggu, semua belang tersingkap...

Di sini letak perbedaan jatuh cinta dan bangun cinta. Jatuh cinta dalam keadaan menyukai.

Namun bangun cinta diperlukan dalam keadaan jengkel.

Dalam keadaan jengkel, cinta bukan lagi berwujud pelukan, melainkan berbentuk itikad baik memahami konflik dan ber-sama2 mencari solusi yang dapat diterima semua pihak. Cinta yang dewasa tak menyimpan uneg2, walau ada beberapa hal peka untuk bisa diungkapkan seperti masalah keuangan, orang tua dan keluarga atau masalah yang sangat pribadi.. Namun sepeka apapun masalah itu perlu dibicarakan agar kejengkelan tak berlarut.

Syarat untuk keberhasilan pembicaraan adalah kita bisa saling memperhitungkan perasaan. Jika suami istri saling memperhatikan perasaan sendiri, mereka akan saling melukai. Jika dibiarkan berlarut, mereka bisa saling memusuhi dan rumah tangga sudah berubah bukan surga lagi tapi neraka.

Apakah kondisi ini bisa diperbaiki ?

Tentu saja bisa, saat masing2 mengingat KOMITMEN awal mereka dulu apakah dulu ingin mencari teman hidup atau musuh hidup. Kalau memang mencari teman hidup kenapa sekarang malah bermusuhan ??

Mencari teman hidup memang dimulai dengan jatuh cinta. Tetapi sesudahnya, porsi terbesar adalah membangun cinta. Berarti mendewasakan cinta sehingga kedua pihak bisa saling mengoreksi, berunding, menghargai, tenggang rasa, menopang, setia, mendengarkan, memahami, mengalah dan bertanggung jawab.

Mau punya teman hidup ?

Jatuh cintalah....

Tetapi sesudah itu.. bangunlah cinta...Jagalah KOMITMEN awal.


1. KETIKA AKAN MENIKAH

Janganlah mencari isteri, tapi carilah ibu bagi anak-anak kita.

Janganlah mencari suami, tapi carilah ayah bagi anak-anak kita.


2. KETIKA MELAMAR

Anda bukan sedang meminta kepada orang tua si gadis, tapi meminta kepada TUHAN melalui wali si gadis.


3. KETIKA MENIKAH

Anda berdua bukan menikah di hadapan negara, tetapi menikah di hadapan TUHAN.


4. KETIKA MENEMPUH HIDUP BERKELUARGA

Sadarilah bahwa jalan yang akan dilalui tidak melalui jalan bertabur bunga, tetapi juga semak belukar yang penuh onak & duri.


5. KETIKA BIDUK RUMAH TANGGA OLENG

Jangan saling berlepas tangan, tapi sebaliknya justru semakin erat berpegang tangan.


6. KETIKA TELAH MEMILIKI ANAK

Jangan bagi cinta anda kepada suami/isteri dan anak Anda, tetapi cintailah isteri atau suami Anda 100% & cintai anak2x Anda masing2x 100%.


7.KETIKA ANDA ADALAH SUAMI

Boleh bermanja2x kepada isteri tetapi jangan lupa untuk bangkit secara bertanggung jawab apabila isteri membutuhkan pertolongan Anda.


8.KETIKA ANDA ADALAH ISTERI

Tetaplah berjalan dengan gemulai & lemah lembut, tetapi selalu berhasil menyelesaikan semua pekerjaan.


9.KETIKA MENDIDIK ANAK

Jangan pernah berpikir bahwa orang tua yang baik adalah orang tua yang tidak pernah marah kepada anak, karena orang tua yang baik adalah orang tua yang jujur kepada anak.


10.KETIKA ANAK BERMASALAH

Yakinilah bahwa tidak ada seorang anakpun yang tidak mau bekerjasama dengan orang tua, yang ada adalah anak yang merasa tidak didengar oleh orang tuanya.


11.KETIKA ADA 'PIL/ Pria Idaman lain.

Jangan diminum, cukuplah suami sebagai obat.


12.KETIKA ADA 'WIL/ Wanita Idaman lain.

Jangan dituruti, cukuplah isteri sebagai pelabuhan hati.


13.KETIKA MEMILIH POTRET KELUARGA

Pilihlah potret keluarga sekolah yang berada dalam proses pertumbuhan menuju potret keluarga bahagia.


14.KETIKA INGIN LANGGENG & HARMONIS

GUNAKANLAH FORMULA 7K


1.Ketakutan akan Tuhan


2.Kasih sayang


3.Kesetiaan


4.Komunikasi dialogis


5.Keterbukaan


6.Kejujuran


7.Kesabaran


Meski kita telah menikah dengan orang yang benar (tepat), tetapi kalau kita memperlakukan orang itu secara keliru, maka kita akhirnya akan mendapatkan orang yang keliru.

Kebahagiaan dalam sebuah pernikahan tidak tumbuh dengan sendirinya, melainkan harus diupayakan.

Pernikahan bukanlah tanaman bunga mekar harum semerbak yang sudah jadi. Pernikahan adalah lahan kosong yang harus kita garap bersama-sama.

Tidak cukup hanya dengan memilih dan menikah dengan orang yang tepat, tetapi jadilah pasangan yang TEPAT, yang memperlakukan pasangan kita dengan TEPAT pula.

Kita juga harus yakin kalau kita tidak salah memilih pasangan hidup. Kalau TUHAN sudah mengizinkan pernikahan itu terjadi, maka itu berarti IA mempercayakan tanggung jawab rumah tangga itu kepada kita dan pasangan kita.

Berbuatlah sesuai dengan apa yang telah engkau janjikan di hadapan TUHAN dan Imam, untuk tetap setia dan saling mengasihi dalam segala keadaan.


MENIKAH DENGAN ORANG YANG BENAR (ATAU SALAH), ITU TERGANTUNG DARI "CARA" KITA MEMPERLAKUKAN PASANGAN.


Manusia cenderung lebih pintar menilai orang lain daripada memeriksa diri sendiri,

Padahal, ketika satu jari menunjuk kepada orang lain, empat jari yang lain mengarah ke diri sendiri.

Jangan suka menghakimi tetapi baiklah kita saling mengasihi.


Pernikahan adalah tiket 1x jalan, jadi pastikan bersama pasangan kita menuju tempat yang lebih baik dari saat ini.

Pernikahan adalah tempat dimana kita dituntut menjadi dewasa & salah satu tanda dewasa adalah SIAP memikul tanggung jawab.

Pernikahan bukan masalah feeling suka tidak suka, tapi tentang komitmen.

Masalah dalam pernikahan biasanya karena kita tidak memahami perbedaan pria & wanita.

Jangan tuntut pasangan untuk berubah, kitalah yang harus berubah lebih dulu.

Ingat !!

Better me = Better we.


☻ 3 kesalahan umum ☻

yang sering dilakukan suami :

A. Tidak perhatikan perasaan istri.

Laki lebih pakai logika , wanita pakai feeling.

B. Lebih fokus memikirkan solusi daripada mendengar.

Wanita biasanya ingin didengarkan, dia ingin suami merasakan apa yang dia rasakan.

C. Seringkali setelah bicara, suami pergi tanpa beri kepastian / jawaban.


☻ 3 kesalahan umum ☻

yang sering dilakukan istri :

A. Memberi petunjuk tanpa diminta.

Mungkin bagi istri menunjukan perhatian , tapi bagi suami merasa dikontrol.

B. Mengeluhkan suami d¡ hadapan orang lain.

C. Mencoba membenarkan pada saat suami melakukan kesalahan. (istri merasa lebih benar)


Selama berumah tangga,

milikiLah komitmen2x ini :

1. Komitmen untuk tetap berpacaran.

2. Komitmen memiliki sexual intimacy regularly.

3. Komitmen untuk saling membantu (jangan mengkritik pasangan).

4. Komitmen untuk punya romantic get away (liburan berdua)

5. Komitmen berkomunikasi dengan jelas (saling cerita, terbuka, jangan biasakan bilang tidak dapat apa-apa bila ada apa-apa, pasangan kita bukan dukun)

6. Komitmen untuk bicara hal yang baik tentang pasangan (puji pasangan)

7. Komitmen untuk jadi pribadi yang lebih sehat dari sebelumnya. (Fisik yang sehat adalah kado buat pasangan)

8. Komitmen untuk mudah mengampuni pasangan.

9. Komitmen untuk bergandengan dan berpelukan.

10. Komitmen untuk h¡dυp dalam kebenaran.

10 Hukum Pernikahan Bahagia:


1. Jangan marah pada waktu yang bersamaan. (Efesus 5:1)

2. Jangan berteriak pada waktu yang bersamaan. (Matius 5:3)

3. Jikalau bertengkar cobalah mengalah untuk menang. (Amsal 16:32)

4. Tegurlah pasangan Anda dengan kasih. (Yohanes 13:34-35)

5. Lupakanlah kesalahan masa lalu. (Yesaya 1:18 ; Amsal 16:6)

6. Boleh lupakan yang lain tapi jangan lupakan Tuhan dan pasangan Anda. (Kidung Agung 3:1-2)

7. Jangan menyimpan amarah sampai matahari terbenam. (Efesus 4:26-27)

8. Seringlah memberi pujian pada pasangan Anda. ( Kidung Agung 4:1-5 ; 5:9-16)

9. Bersedia mengakui kesalahan. ( I Yohanes 1:9)

10. Dalam pertengkaran yang paling banyak bicara,dialah yang salah. ( Matius 5:9)

Pernikahan yang bahagia membutuhkan jatuh cinta berulang-ulang dengan pasangan yang sama.

Kidung Agung 8:7 "Air yang banyak tak dapat memadamkan cinta. Sungai-sungai tak dapat menghanyutkannya. Sekalipun orang memberi segala harta benda rumahnya untuk cinta, namun ia pasti akan dihina."

Konfliks dan perselisihan menggerus cinta perlahan-lahan seperti abrasi mengikis pantai.

Waktu atas sebuah pernikahan membuat cinta menjadi pudar, padahal asal muasal cinta begitu kuat tak terpadamkan, cinta sejati tidak bisa dibayar dengan harta benda.

Bangun pagi ini katakan kepada pasangan kita " I LOVE YOU " biarlah ini menjadi pupuk yang akan menyuburkan kembali cinta kepada pasangan kita.

Tujuan pernikahan bukanlah berpikiran sama, tetapi berpikir bersama.

Matius 19:6 Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia.

Kenapa kita disatukan dengan pasangan kita, agar kita saling melengkapi.

Pasangan yang tepat adalah yang dapat melengkapi kekurangan kita, bukan yang sama seperti kita.

Ketahuilah! Sampai kapanpun kita tidak akan pernah bisa menemukan pasangan yang memiliki pikiran yang sama.

Ketika kita bangun pagi ini pandang pasangan kita lalu katakan "saya membutuhkan kamu tanpa kamu hidup jadi tidak sempurna"

Lalu mulailah merangkai perbedaan perbedaan dengan pasangan kita agar menjadi satu sehingga menjadi suatu kekuatan yang luar biasa.

Percayalah ! Mulai saat ini keluarga kita menjadi keluarga yang diberkati TUHAN


Tuhan Yesus memberkati 

Sabtu, 27 November 2021

KURAGNYA KEPERCAYAAN ORANG PAPUA TERHADAP VIRUS CORONA DAN VAKSIN.

 

Ilustrasi Virus Covid19

Covid19  adalah virus biologis yang diciptakan oleh manusia di Cina pada akhir tahun 2019, virus ini berkembang sangat pesat di seluruh Dunia. Penyebarannya sangat drastis sehingga rumit untuk mencegah dan memutuskan mata rantai penularan virus ini.

Covid19 membuat orang di Dunia tertekan dan tidak bisa melakukan aktivitas,  pekerjaan, belajar, jualan serta lainnya semua   dilakukan dari rumah.  Pemerintah berupaya untuk memutuskan mata rantai penularan virus Corona ini tetap sebagian orang tidak percaya  lalu menghiraukan protokol kesehatan yang di keluarkan oleh Kementerian Kesehatandan  sehingga terus melakukan aktivitas tanpa patuhi prokes, dalam kondisi seperti itu penyebaran virus makin meningkat terutama di tempat-tempat umum pasar, mall, caffe, bandara, pelabuhan serta lainnya.

𝑴𝒆𝒏𝒊𝒏𝒈𝒈𝒂𝒍 𝑫𝒖𝒏𝒊𝒂 𝒌𝒂𝒓𝒆𝒏𝒂 𝒑𝒆𝒏𝒚𝒂𝒌𝒊𝒕 𝑪𝒐𝒓𝒐𝒏𝒂 𝒂𝒕𝒂𝒖 𝒑𝒆𝒏𝒚𝒂𝒌𝒊𝒕 𝒍𝒂𝒊𝒏 𝒊𝒕𝒖  𝒕𝒂𝒌𝒅𝒊𝒓 𝑻𝒖𝒉𝒂𝒏, 𝒕𝒆𝒕𝒂𝒑𝒊 𝒎𝒆𝒏𝒊𝒏𝒈𝒈𝒂𝒍 𝑫𝒖𝒏𝒊𝒂 𝒌𝒂𝒓𝒆𝒏𝒂 𝑬𝒇𝒆𝒌 𝒔𝒖𝒏𝒕𝒊𝒌𝒂𝒏 𝑽𝒂𝒌𝒔𝒊𝒏 𝒊𝒕𝒖 𝒑𝒆𝒎𝒃𝒖𝒏𝒖𝒉𝒂𝒏 𝒔𝒆𝒄𝒂𝒓𝒂 𝒑𝒂𝒌𝒔𝒂 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒅𝒊𝒍𝒂𝒌𝒖𝒌𝒂𝒏 𝒐𝒍𝒆𝒉 𝑵𝒆𝒈𝒂𝒓𝒂 𝒕𝒆𝒓𝒉𝒂𝒅𝒂𝒑 𝒓𝒂𝒌𝒚𝒂𝒕𝒏𝒚𝒂 𝒔𝒆𝒏𝒅𝒊𝒓𝒊. 

Virus Corona ini memang benar adanya sudah mendunia tapi masyarakat Papua sebagian besar sama sekali  tidak percaya bahwa Covid19 ada  dan sedang menyebar di sekitar kita. Aturan ketat bagaimana pun tetap saja keras kepala dan tidak mau tahu dengan virus maupun protokol kesehatan yang dikeluarkan oleh Menkes dan pemerintah daerah setiap kabupaten.

Masyarakat tentu sudah tahu bahwa pemerintah itu pimpinan dan wakil Allah yang harus mereka tunduk kepadanya.

Masyarakat yang baik tentu dengar, taat dan ikuti perintah  pimpinan tertinggi  dalam hal ini pemerintah pusat hingga daerah karena pemerintah itu wakil Allah tetapi masyarakat justru   melawan dengan pemerintah  sebagai wakil Allah, berarti kita harus berpikir  bahwa ada sesuatu yang belum beres di  pemerintah pusat hingga daerah dan rumah sakit. 

Orang di Indonesia dan  dunia lain jenazah sulit untuk dimakamkan, karena meninggal sampai puluhan hingga ratusan orang sehari, namun orang Papua pikir itu hanya tipu doang, pemerintah Team Covid19 dan tenaga medis dibuat-buat supaya dapat dana dari Bank Dunia dan Organisasi WHO. 

Orang Papua tidak percaya karena mereka hanya dengar cerita lalu bicara tidak, pasti punya pengalaman dalam penanganan pasien Covid19 dalam keluarga mereka masing-masing. 

Kita juga punya pengalaman dalam keluarga pada tahun 2020, Ada keluarga kita yang sakit sedang berobat di rumah sakit umum maaf saya tidak bisa sebut nama tempat dan rumah sakit  tapi saya hanya tulis pandangan umum saja.

Saat itu ada keluarga kita yang sakit dengan penyakit lain, kita sebagai keluarga sudah tahu diagnosanya penyakit yang ia derita itu, berobat di salah satu rumah sakit umum daerah tetapi kondisinya semakin parah sehingga keluarga diminta untuk bawa pulang ke kampung halaman,  saat itu mobil juga sangat sulit jadi kita  bayar harga lebih dari biasanya, semua surat lengkap. Sesampai di pintu masuk salah satu kabupaten petugas Tim Covid19 dan tenaga medis ditolak kembali ke kota asal, meskipun pasiennya dalam kondisi kritis. Negosiasi berulang kali tapi mereka tetap bersikap keras. Pada akhirnya kita mengalah dan bawa kembali pasien, setelah  kita urus surat-surat yang diminta  kembali lagi kita bawa pulang  dan mereka ijinkan kita untuk masuk di kota itu.

 Padahal pertama kita sudah urus surat itu sesuai dengan yang diminta atau sudah ditetapkan kementerian kesehatan dan pemerintah daerah untuk surat-surat ijin keluar perjalanan.

Menjadi pertanyaan dalam benak kita saat itu adalah jika pasien tersebut menderita penyakit Corona pasti keluarga yang tinggal sama-sama semua terinfeksi virus Corona  dan meninggal satu-persatu sampai habis.

Namun sampai hari ini kenapa tidak meninggal sudah masuk satu tahun.?

Dalam kejadian-kejadian seperti ini membuktikan kebohongan pemerintah itu terungkap dengan sendirinya sehingga sampai saat dibilang virus Corona masyarakat Papua tidak akan percaya karena tidak ada transparansi dalam penanganan pasien Covid19 dan pasien umum.

 Mereka yang sudah kehilangan keluarga karena Covid19 pasti sakit hati ketika melihat orang lain jalan bebas tanpa mengikuti krotokol kesehatan, selain itu dua kemungkinan yang ada dalam benak mereka yaitu antara percaya dan tidak keluarga yang meninggal itu karena Covid19.

Kita jelaskan secara teoritis apa yang kita dengar dan baca di berita melalui media massa dan media sosial  serta melalui televisi tetapi sebagian besar tetap mempertahankan  argumentasi bahwa Covid19 itu tidak ada di Papua sini, orang Papua beranggapan bahwa Covid19 ini penyakit khusus untuk orang kulit putih, orang kulit hitam tidak bisa terinfeksi Covid19. 

Padahal wabah ini tidak pandang bulu antara putih dan hitam, kaya atau miskin, muda atau tua, pejabat negara atau masyarakat, pelayan Tuhan atau umat semua sapu rata,

Ketika kita bicara tentang Covid 19  pasti orang lain akan  katakan kepada kita bahwa kamu punya iman atau tidak,?

 Setiap orang mempertanyakan iman orang lain tapi kita tidak introspeksi diri, sejauh mana pertumbuhan iman kita setiap hari.  Imam dan percaya kepada Tuhan, Ya memang benar kita sebagai orang percaya punya iman tetapi hikmat yang Tuhan berikan juga kita gunakan untuk  memutuskan mata rantai penularan virus ini  dan  juga kita saling menjaga antara satu sama lain.

Kita yang selalu menggunakan masker dicap sebagai orang yang tidak beriman, boleh saja orang lain angap kita seperti  itu tetapi yang layak untuk mengukur besar dan kecilnya iman kita adalah Tuhan sendiri kita sesama manusia jadi tidak bisa menghakimi antara satu sama lain.

Boleh-boleh saja orang lain   Capkan seperti itu tetapi pertanyaannya adalah apakah kita sendiri sudah terima Yesus atau belum..?

Banyak orang percaya tetapi  iblis juga percaya Yesus, yang masuk surga dan menjadi ahli waris Allah adalah hanya anak-anak Allah yang sudah terima Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat secara pribadi. ( Yoh 1:12)

Sebab kematian itu hal biasa siapapun dia harus meninggal dunia lalu menghadap sang pencipta, sehingga kita tidak takut, untuk meninggal Dunia, yang kita harus takuti adalah  belum terima Yesus lalu meninggal.

Kita bicara bukan hanya untuk  diri kita saja tetapi untuk orang lain. Jika ada orang yang meninggal tanpa menerima  Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat secara pribadi,  maka siapa yang tanggung jawab.

Jangan  lagi kita tafsirkan vaksin itu disebut sebagai antkris atau angka Enam Ratus Rnam Puluh Enam (666). Kita bisa bedakan antara chip dan injeksi sebagai cairan, tanda antikris akan menandakan secara otomatis kepada manusia bukan disuntik.

Kata antikristus yang berarti kuasa yang   melawan Allah dan Kristus,   orang-orang yang menyelma seperti Kristus, tanda 666 secara otomatis akan menandakan kepada  mereka. Maka jangan bikin panik masyarakat dengan berita-berita yang tidak benar.

Mau vaksin dan tidak itu Hak pada setiap individu, tidak ada unsur pemaksaan dari siapa.

Ada beberapa alasan orang Papua tidak percaya pada virus Covid19 adalah :

1.Sejak Papua aneksasi ke Indonesia orang Papua tidak percaya sama sekali kepada pemerintah Indonesia.

Terlebih khusus lagi pemerintah  daerah Papua dan pihak keamanan baik TNI maupun Polri. Karena tidak pernah memberitakan informasi yang sebenarnya terjadi di lapangan, selalu memutar balikan fakta.

2. Orang Papua menduga bahwa pihak rumah sakit  memanipulasi data pasien biasa menjadi pasien Covid19. Orang sakit lain lalu meninggal juga dicapkan sebagai pasien Covid19.

3. Pemerintah juga banyak membodohi masyarakat, yaitu Bantuan Tunai Langsung (BLT), dana ini  tidak turun pada sasaran ke masyarakat tetapi dana tersebut digunakan oleh para pejabat lalu buat laporan manipulasi diatas kertas putih. Sehingga sampai kapanpun masyarakat Papua tidak akan pernah percaya sama pemerintah pusat hingga daerah.

4. Orang Papua sangat panik karena  sudah nonton sendiri video-video  orang meninggal karena divaksin yang tersebar.

5. Di kantor, Pasar, Mall dan toko tetap dibuka tetapi mengapa Masjid dan Gereja ditutup secara paksa oleh pemerintah.

Ketika belum ada keterbukaan dari pemerintah terhadap masyarakat Papua maka tidak ada satupun yang percaya kepada pemerintah Republik Indonesia ini, karena dari pandangan masyarakat Papua pemerintah Indonesia  adalah  negara  produk  hoax nomor satu di dunia. 

Jumat, 22 Oktober 2021

Hutang Telah dibayar Lunas

 Yesus Mebayar Utang Dengan Darah-Nya

Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: "Sudah selesai." Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya. (Yohanes 19:30)

Sebagai seorang ibu tak sanggup untuk Manahan tangisan dan merelahkan  anaknya untuk disalibkan.

Kadang kalah kita  sulit untuk merelakan anak kita untuk  sekolah kebenaran atau Teologi, banyak pertimbangan dalam hidup kita sebagai ayah dan ibu. Hanya sekolah saja tetapi kita pikirkan apalagi kita menyerahkan untuk dibunuh. Saya yakin seratus persen tidak ada yang berani di dunia ini.

Pada perjanjian lama hanya Abraham sendiri yang  berani menyerahkan anaknya yang sulung  yaitu Isak  dipersembahkan sebagai kurban  bakaran  di gunung sinai untuk Tuhan Allah. (Kej 22:1-19)

Pada zaman ini saudara dan saya, berani untuk menyerahkan anak seperti Abraham lakukan.? Tentu tidak.

Hal yang serupa juga dilakukan oleh Allah untuk menyerahkan Yesus kepada musuh untuk  dibunuh dan disalibkan demi menebus dosa saudara dan saya.

Andaikan anda dan  saya ketika melihat saudara atau keluarga diantara kita disalibkan seperti penyaliban  Yesus ini, bagaimana respon saudara.?

Sebagai manusia tentu tidak terima baik atas  tindakan  seperti ini.

Murid-murid-Nya dan saudaranya telah melihat penyaliban Yesus  namun mereka tidak bisa berbuat apa-apa, sebab itu waktunya untuk Yesus harus disalibkan  membayar hutang yang telah kita lakukan yaitu Dosa saudara dan saya.

Jikalau Yesus tidak mati dan disalibkan  maka hari ini saudara dan saya tidak bisa menikmati  berkat Tuhan, rohani maupun jasmani. 

Hanya karena kemurahan Tuhan saudara dan saya dapat diselamatkan  terlebih lagi hari ini kita bisa terima nafas hidup secara cuma-cuma tanpa dibayar sepersenpun seperti Yesus lakukan.

Rabu, 20 Oktober 2021

𝗘𝗺𝗮𝘀 𝗺𝘂𝗿𝗻𝗶 𝗱𝗶𝗸𝗲𝗻𝗮𝗹𝗶 𝗸𝗲𝘁𝗶𝗸𝗮 𝗱𝗶𝘂𝗷𝗶


𝖤𝗆𝖺𝗌 𝗆𝗎𝗋𝗇𝗂 𝖽𝗂𝗄𝖾𝗇𝖺𝗅𝗂 𝗄𝖾𝗍𝗂𝗄𝖺 𝖽𝗂𝗎𝗃𝗂."  (𝖫𝖾𝗈𝗇𝖺𝗋𝖽𝗈 𝖽𝖺 𝖵𝗂𝗇𝖼𝗂).
Demikian sifat keaslian manusia,  orang lain  akan tahu ketika kita diuji oleh orang lain.

𝑷𝒆𝒏𝒄𝒐𝒃𝒂𝒂𝒏-𝒑𝒆𝒏𝒄𝒐𝒃𝒂𝒂𝒏 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒌𝒂𝒎𝒖 𝒂𝒍𝒂𝒎𝒊 𝒊𝒂𝒍𝒂𝒉 𝒑𝒆𝒏𝒄𝒐𝒃𝒂𝒂𝒏-𝒑𝒆𝒏𝒄𝒐𝒃𝒂𝒂𝒏 𝒃𝒊𝒂𝒔𝒂, 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒕𝒊𝒅𝒂𝒌 𝒎𝒆𝒍𝒆𝒃𝒊𝒉𝒊 𝒌𝒆𝒌𝒖𝒂𝒕𝒂𝒏 𝒎𝒂𝒏𝒖𝒔𝒊𝒂. 𝑺𝒆𝒃𝒂𝒃 𝑨𝒍𝒍𝒂𝒉 𝒔𝒆𝒕𝒊𝒂 𝒅𝒂𝒏 𝒌𝒂𝒓𝒆𝒏𝒂 𝒊𝒕𝒖 𝑰𝒂 𝒕𝒊𝒅𝒂𝒌 𝒂𝒌𝒂𝒏 𝒎𝒆𝒎𝒃𝒊𝒂𝒓𝒌𝒂𝒏 𝒌𝒂𝒎𝒖 𝒅𝒊𝒄𝒐𝒃𝒂𝒊 𝒎𝒆𝒍𝒂𝒎𝒑𝒂𝒖𝒊 𝒌𝒆𝒌𝒖𝒂𝒕𝒂𝒏𝒎𝒖. 𝑷𝒂𝒅𝒂 𝒘𝒂𝒌𝒕𝒖 𝒌𝒂𝒎𝒖 𝒅𝒊𝒄𝒐𝒃𝒂𝒊 𝑰𝒂 𝒂𝒌𝒂𝒏 𝒎𝒆𝒎𝒃𝒆𝒓𝒊𝒌𝒂𝒏 𝒌𝒆𝒑𝒂𝒅𝒂𝒎𝒖 𝒋𝒂𝒍𝒂𝒏 𝒌𝒆 𝒍𝒖𝒂𝒓, 𝒔𝒆𝒉𝒊𝒏𝒈𝒈𝒂 𝒌𝒂𝒎𝒖 𝒅𝒂𝒑𝒂𝒕 𝒎𝒆𝒏𝒂𝒏𝒈𝒈𝒖𝒏𝒈𝒏𝒚𝒂.
 (1 𝑲𝒐𝒓𝒊𝒏𝒕𝒖𝒔 10:13)

Setiap jalan tidak ada yang mulus pasti ada tikungan, ada lubang dan ada gelombang. Jika kita baru pertama kali melewati jalan itu maka tabrak sembarang saja tapi kita akan merasakan ketika ketemu dengan ketiga hal diatas, lama-kelamaan kita melewati jalan itu lalu kita akan tahu dan kuasai jalan itu.

Perjalanan hidup kita seperti itu awalnya kita pikir baik-baik saja tetapi kita tidak tahu  persoalan yang kita hadapi di depan sana.

Syukurilah semua yang terjadi dalam hidup kita ini, walau dalam hati  kita sulit untuk menerima kenyataan atas apa yang terjadi dalam hidup dan kehidupan kita.
Pengalaman buruk mengajarkan kita untuk tetap kuat  menghadapi tantangan demi tantangan yang datang pada diri kita.

Tuhan lebih mengerti apa yang kita rasakan saat ini, tetapi tantangan yang kita hadapi adalah kecil daripada kuasa Tuhan.
 Percayalah bahwa Tuhan Yesus sanggup untuk menyelesaikan semua persoalan yang terjadi dalam hidup kita dan sagup memulihkan hati yang terluka karena masa lalu yang buruk.

 Setiap orang pasti punya persoalan hidup seperti yang kita hadapi tetapi mengapa mereka biasa-biasa saja?

Bukan berarti mereka sudah kuat  dan   masalah itu sudah jadi garam dalam kehidupan mereka, tetapi mereka  hanya bersabar dan hadapi dengan hati yang penuh harapan, karena   mereka tau ada jalan keluar dari persoalan hidup, sebab  satu-satunya jalan keluar dan  jawaban persoalan hidup kita adalah Yesus Kristus, sebab Yesus berkata "  "𝘼𝙠𝙪𝙡𝙖𝙝 𝙟𝙖𝙡𝙖𝙣 𝙙𝙖𝙣 𝙠𝙚𝙗𝙚𝙣𝙖𝙧𝙖𝙣 𝙙𝙖𝙣 𝙝𝙞𝙙𝙪𝙥. 𝙏𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙖𝙙𝙖 𝙨𝙚𝙤𝙧𝙖𝙣𝙜 𝙥𝙪𝙣 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙙𝙖𝙩𝙖𝙣𝙜 𝙠𝙚𝙥𝙖𝙙𝙖 𝘽𝙖𝙥𝙖, 𝙠𝙖𝙡𝙖𝙪 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙢𝙚𝙡𝙖𝙡𝙪𝙞 𝘼𝙠𝙪. (𝙔𝙤𝙝𝙖𝙣𝙚𝙨 14:6)

Kita dapat menanggung segala pencobaan dan menemukan jalan keluar jika kita benar-benar menginginkannya dan bergantung kepada kuasa dan kesetiaan Allah.

Selamat pagi dan selamat beraktivitas semuanya, Tuhan Yesus memberkati setiap langkah kita hari ini dan selamanya.


By. Jazwan W. Yanengga
Agamua, 20 Oktober 2021



Senin, 30 Agustus 2021

PENGANIAYAAN YANG BERBALIK


Ilustrasi-penganiayaan-terhadap-seorang-pria



Bacaan: 1Petrus 2:18-25
NATS: Kristus pun telah menderita untuk kamu dan telah meninggalkan teladan bagimu, supaya kamu mengikuti jejak-Nya (1Petrus 2:21)

Pada tahun 64 M, Roma dibakar. Beberapa hari kemudian, dua per tiga dari kota itu tinggal puing-puing yang membara. Desas-desus yang tersebar mengatakan bahwa Kaisar Nero yang telah membakar kota itu sebab ia ingin membangunnya kembali dan menamai kota itu dengan namanya sendiri. Karena ia memerlukan kambing hitam untuk melepaskan diri dari kursi panas yang terkenal itu, ia memilih menyalahkan minoritas yang tak berdaya dan tak disukai orang, yaitu orang-orang kristiani. Kemudian, ia memulai penganiayaan yang begitu dahsyat sehingga ia disebut sebagai antikristus yang pertama. Orang-orang meyakini bahwa Petrus dan Paulus mati sebagai martir pada waktu itu. 

Karena kekristenan merupakan hal baru dan pengikutnya relatif sedikit, perlakuan sadis yang dilancarkan Nero kepada orang-orang beriman, termasuk memakai mereka sebagai obor-obor hidup untuk menerangi taman istananya, berlangsung tanpa perlawanan yang berarti. 

Meskipun demikian, penganiayaan tersebut akhirnya berbalik arah. Bukannya menjadi semakin lemah, kepercayaan yang baru itu malah semakin kuat. Sejarah mengisahkan kepada kita bahwa beberapa abad kemudian kekristenan menjadi begitu berpengaruh sehingga Kaisar Konstantin menjadikannya agama resmi Kekaisaran Roma. 

Allah selalu mempunyai maksud dalam setiap penganiayaan. Dia akan memakainya untuk kebaikan apabila kita mau mengikuti teladan Kristus, "ketika Ia menderita ... menyerahkan diri-Nya kepada Dia, yang menghakimi dengan adil" (1Petrus 2:23).


LEBIH BAIK MENDERITA KARENA KRISTUS DARIPADA KRISTUS MENDERITA KARENA KITA

Jumat, 11 Juni 2021

SI ANJING YANG MALANG

Suatu hari seekor anjing berlari-lari dengan gembira membawa tulang yang didapatnya dari dari tong sampah.

Ketika melewati jembatan, ia menunduk dan melihat bayangan dirinya terpantul dari air sungai. Ia mengira, ada anjing lain membawa tulang yang lebih besar dari miliknya.

Tanpa berpikir panjang, ia menjatuhkan tulang yang dibawanya dan langsung melompat ke air. Anjing itu akhirnya harus bersusah payah berenang ke tepian.

Akhirnya, ia hanya bisa berdiri termenung dan sedih karena tulang yang dibawanya tadi sudah hilang.

Cerita ini menggambarkan sikap tidak berpuas diri yang berkembang menjadi keserakahan. Agur bin Yake belajar untuk menghindarinya. Ia memohon dua hal pada Tuhan. "Dua hal aku mohon kepada-Mu, jangan itu Kautolak sebelum aku mati, yakni: Jauhkanlah dari padaku kecurangan dan kebohongan. Jangan berikan kepadaku kemiskinan atau kekayaan." (Mazmur 30:7-8). Intinya, ia memohon agar Tuhan memberikan apa yang memang menjadi bagiannya. Permohonan Agur menunjukkan kepercayaannya: bahwa Tuhan sudah menyiapkan berkat khusus baginya.

Menyadari bahwa kita memiliki bagian kita sendiri akan menghindarkan kita dari keserakahan atau mengingini milik orang lain. Keserakahan berpotensi membuat kita kehilangan kebaikan-kebaikan yang kita miliki. Jiwa kita akan dirundung oleh kekecewaan dan kekhawatiran.

Karena itu, baiklah kita belajar bersyukur atas bagian khusus itu. Dalam pemeliharaan-Nya, kita tidak akan mengalami kekurangan. Dalam penjagaan-Nya, kita akan mengalami kepuasan dan kecukupan yang sesungguhnya. Keserakahan mendatangkan kekurangan, rasa syukur membuahkan kecukupan.

Kamis, 29 April 2021

PEMERINTAH INDONESIA GAGAL MENDEKATI ORANG ASLI PAPUA


Ilustrasi  Sikap dan Tindakan Orang Indonesia 
Terhadap Orang  Asli Papua

Oleh : Jazwan W. Yanengga

Pemerintah Indonesia sudah sekian tahun numpang tinggal di pulau Papua bersama Orang Asli Papua, tapi gagal mengambil hati Orang Asli Papua dan Mengindonesiakan orang Papua.

Sebelum pulau Papua aneksasi ke Indonesia, Pulau Papua sudah punya Negera sendiri diproklamasikan pada tanggal 1 Desember tahun 1961.

Soeharto pernah berkata bahwa bubarkan negara boneka pembentukan Belanda, secara tidak sadar beliau mengakui negara West Papua.

 Indonesia lebih cenderung melihat kekayaan alam daripada manusianya, pemimpin-pemimpin besar Indonesia dari tahun ke tahun menanam Investasi di tanah Papua tanpa memperdayakan putra-putri asli Papua. Dari Pandangan Orang Indonesia tanah ini tanpa tuan sehingga semua keputusan diputuskan menurut kehendak mereka sendiri tanpa keterlibatan Orang Asli Papua dan tanpa pertimbangan dampak positif dan negatif yang akan terjadi di masa kini, dan akan datang terhadap Orang Asli Papua sebagai ahli waris di atas Tanah ini.

Jika Orang Indonesia datang di Papua ini kerena peduli dengan manusia maka, Papua itu maju dengan cepat seperti daerah-daerah lain di Indonesia. Tetepi mereka punya visi lain-lain sehingga tidak ada perubahan yang signifikan terhadap orang asli Papua. Orang Asli Papua punya bukti bahwa, ketika orang tua kita dulu mengajar dari orang belanda kemajuannya lebih cepat daripada sekarang ini.

Stigma orang Indonesia terhadap Orang Asli Papua, Bodoh, terbelakang, kaki telanjang, ketinggalan zaman masih tertanam dalam pikiran orang Indonesia. 

Bukti dari itu tidak ada Orang Asli Papua yang bisa kerja di Indonesia, jangankan pekerjaan besar tukang sapu saja tidak ada, karena stigma itu terus di kembangkan oleh Indonesia dari generasi ke generasi.

Saya pernah ditanya oleh orang Indonesia melalui akun Twitter saya, Abang di Kota Merauke ada lampu atau tidak,? Kemudian saya jawab anda baru bangkit dari kuburan mana, Merauke itu kota tertua sebelum Papua aneksasi ke Indonesia, Merauke sudah ada pelabuhan, bandara, Penerangan, Pertanian sudah dibangun oleh pemerintah Belanda.

Anehnya pada zaman yang sudah canggih seperti sekarang ini stigma itu masih tertanam dalam pemikiran mereka, bisa lihat di Google earth, maps saja masih masih tanya-tanya dengan pertanyaan yang tidak berbobot.


Negara Indonesia punya target untuk menghilangkan nyawa orang Papua satu- persatu secara sistematik dan terstruktur. Maka siapapun anda dan saya, dari Gubernur, Bupati, Camat, ASN, Kepala Kampung, DPR, TNI, Polri, semua tidak pandang bulu, kita semua ada dalam penjara Indonesia ( Dr. Benny Giyai)

Trauma Orang Asli Papua pada tahun 1977 dalam Operasi Militer di Papua itu masih ada sampai sekarang, sehingga orang-orang tua selalu cerita kepada anak-anak maka sampai kapanpun tidak bisa lupa kecuali kalau sudah merebut kembali kemerdekaan Bangsa Papua Barat dari tangan kolonial Indonesia.

Sejarah tidak pernah tipu, yang memputar balikan fakta itu manusia sendiri, maka Ideologi Papua merdeka sejak lahir sudah tertanam dalam tubuh, jiwa dan Roh Orang Papua itu sendiri, ketika melihat terjadi intimidasi, pembunuhan terhadap orang asli Papua yang tak bersalah, komerkosaan, penjarahan karena menuntut keadilan atas hukum, hak hidup, hak berekspresi diatas negeri sendiri maka semangat perlawanan itu terus bertumbuh dan berkobar pada generasi muda Papua.

Pemerintah Indonesia memberikan level TPNPB menjadi KKB dan kini menjadi teroris tapi pelebelan itu tidak akan pernah menyelesaikan masalah di atas tanah Papua ini, sebelum melihat akar persoalan Papua yang sebenarnya yaitu, Pepera 1962 dibawa tekanan militer dan pelanggaran HAM berat yang terjadi sejak Pepera sampai hari ini.

Alangkah baiknya pemerintah Indonesia melihat beberapa akar persoalan Papua untuk mencari solusi untuk perdamaian di Tanah Papua ini.


Rabu, 31 Maret 2021

Apa yang Begitu Baik tentang Jumat Agung?

 



Apa itu Jumat Agung dan mengapa kita menyebut Jumat Agung "Agung", sementara itu merupakan sebuah peristiwa yang gelap dan suram untuk memperingati hari kesengsaraan dan kematian Yesus?

Bagi orang Kristen, Jumat Agung adalah sebuah hari yang sangat penting dalam setahun karena merayakan apa yang kita percayai sebagai minggu yang paling penting dalam sejarah dunia. Sejak Yesus mati dan bangkit, orang Kristen memproklamirkan salib dan kebangkitan Yesus sebagai titik balik yang menentukan bagi semua ciptaan. Paulus menganggapnya sebagai "yang terpenting" bahwa Yesus mati untuk dosa kita, dikuburkan, dan bangkit pada hari yang ketiga, semua sesuai dengan yang Allah janjikan di seluruh Kitab Suci (1 Korintus 15:3).

Pada hari Jumat Agung, kita mengingat hari ketika Yesus rela menderita dan mati disalibkan sebagai korban terbesar untuk dosa-dosa kita (1 Yohanes 1:10). Dilanjutkan dengan Paskah, perayaan mulia akan hari ketika Yesus dibangkitkan dari antara orang mati, menggembar-gemborkan kemenangan-Nya atas dosa dan kematian, dan menunjukkan kebangkitan pada masa yang akan datang bagi semua yang dipersatukan dengan-Nya dalam iman (Roma 6:5).

Arti Sebutan "Jumat Agung"

Tetap saja, mengapa kita menyebut hari kematian Yesus dengan "Jumat Agung", bukannya "Jumat Buruk" atau sesuatu yang mirip semacam itu? Tradisi Kristen melakukan pendekatan ini: di Jerman misalnya, hari itu disebut Karfreitag, atau "Jumat Penuh Sengsara." Dalam Bahasa Inggris, sesungguhnya, istilah asli "Agung" diperdebatkan: beberapa orang yakin itu dikembangkan dari sebutan yang ada sebelumnya, "Jumat milik Allah." Terlepas dari asal-usulnya, sebutan Jumat Baik sepenuhnya tepat karena kesengsaraan dan kematian Yesus, yang memang mengerikan, melambangkan puncak rencana Allah yang dramatis untuk menyelamatkan umat-Nya dari dosa-dosa mereka.

Rencana Penebusan Allah

Agar kita bisa memaknai kabar baik Injil, pertama-tama kita harus mengerti kabar buruk tentang kondisi kita sebagai orang berdosa yang ada di bawah kutukan. Kabar baik tentang pembebasan hanya masuk akal begitu kita melihat betapa terbelenggunya kita. Cara lain untuk mengatakan ini adalah penting untuk mengerti dan membedakan antara hukum Taurat dan Injil dalam Kitab Suci. Kita membutuhkan hukum Taurat terlebih dahulu untuk menunjukkan betapa tidak berdayanya kondisi kita; kemudian Injil anugerah Yesus datang dan membawa kelepasan dan keselamatan bagi kita.

Demikian juga, Jumat Agung adalah "agung" karena sama seperti mengerikannya hari itu, kengerian itulah yang seharusnya kita alami agar menerima sukacita Paskah. Murka Allah atas dosa harus ditumpahkan kepada Yesus, korban pengganti yang sempurna, agar pengampunan dan keselamatan dicurahkan untuk bangsa-bangsa. Tanpa hari yang sangat mengerikan dari penderitaan, kedukaan, dan darah yang tercurah di kayu salib, Allah tidak akan menjadi "benar dan juga Pembenar" bagi mereka yang percaya kepada Yesus (Roma 3:26). Paradoksnya, hari yang tampaknya menjadi kemenangan iblis yang terbesar, sebenarnya adalah pukulan maut dalam rencana baik Allah yang mulia untuk menebus dunia dari perbudakan dosa.

Kebenaran Sejajar dengan Belas Kasihan

Salib adalah tempat kita melihat perjumpaan antara penderitaan dahsyat dan pengampunan Allah. Mazmur 85:10 menyanyikan sebuah hari ketika "kebenaran dan damai sejahtera" akan "bercium-ciuman". Salib Yesus adalah tempat di mana itu terjadi, syarat Allah, kebenaran-Nya, setara dengan belas kasihan-Nya. Kita menerima pengampunan, belas kasihan, dan damai sejahtera ilahi karena Yesus rela menggantikan hukuman Allah atas kita karena kebenaran Allah bertentangan dengan dosa. "Demi sukacita yang ditetapkan bagi-Nya" (Ibrani 12:2) Yesus menanggung salib pada hari Jumat Agung, tahu bahwa itu akan menuju kepada kebangkitan-Nya, keselamatan kita, dan awal pemerintahan Allah atas kebenaran dan damai sejahtera.

Jumat Agung melambangkan hari ketika murka dan belas kasihan bertemu di kayu salib. Itulah sebabnya, mengapa Jumat Agung begitu gelap sekaligus begitu Agung.

Sebuah Doa Jumat Agung

Hari ini, ya Tuhan, aku mohon agar Engkau mengajarku untuk berduka. Jangan biarkan aku terburu-buru untuk mengalami Paskah pada hari Minggu terlalu cepat. Berikanku anugerah untuk tetap tinggal di sana, di tempat kedukaan bertemu dengan penebusan. Jadikan kematian-Mu sangat nyata bagiku seperti kebangkitan-Mu. Biarlah aku selalu dekat ke salib.

Saat aku menanti di kaki salib, ya Tuhan, singkapkan sekali lagi kepadaku betapa mahalnya harga yang harus dibayar karena dosa-dosaku. Jangan biarkan aku hidup dalam dunia khayalan yang akhir bahagia Paskah membuat keegoisanku menyimpang. Ingatkan aku bahwa anugerah-Mu yang sempurna diperoleh dengan harga yang termahal. Ampuni aku ada masa-masa ketika aku hidup seakan-akan dosa bukanlah sesuatu yang serius, seakan-akan Jumat Baik tidak pernah benar-benar terjadi.

Penuhi aku dengan sukacita dan dukacita, rasa takut dan rasa syukur yang hadir sebelum penguburan Jumat Agung: sukacita karena kemenangan-Mu, dukacita karena kematian-Mu, rasa takut karena kekudusan-Mu, rasa syukur karena anugerah-Mu. Jangan biarkan aku hanya menempatkan salah satu dari emosi-emosi itu dengan mengurbankan yang lain. Beri aku hati yang cukup besar untuk memegang semuanya dengan erat. Jadikanku cukup berani untuk mengejar kebenaran yang benar-benar sejati, bukan hanya kebenaran yang sesuai dengan keinginanku.


Sumber : Wanita Sabda. org

Kamis, 25 Maret 2021

PENGERTIAN DAN SEJARAH SINGKAT FOTOGRAFI (PART 1)


Pengertian dan Definisi Fotografi
Fotografi  (dari bahasa Inggris: photography, yang berasal dari kata dalam bahasa Yunani yaitu “Photos”: cahaya dan “Grafo”: Melukis) adalah proses melukis/menulis dengan menggunakan media cahaya. 

Fotografi berarti proses atau metode untuk menghasilkan gambar atau foto dari suatu obyek dengan merekam pantulan cahaya yang mengenai obyek tersebut pada media yang peka cahaya. 

Alat paling populer untuk menangkap cahaya ini adalah kamera. Tanpa cahaya, tidak ada foto yang bisa dibuat.
Untuk menghasilkan intensitas cahaya yang tepat untuk menghasilkan gambar, digunakan bantuan alat ukur berupa lightmeter. 

Setelah mendapat ukuran pencahayaan yang tepat, seorang fotografer bisa mengatur intensitas cahaya tersebut dengan mengubah kombinasi ISO/ASA (ISO Speed), Diafragma (Aperture), dan Kecepatan Rana (Speed). 

Kombinasi antara ISO, Diafragma & Speed disebut sebagai pajanan (Exposure). Di era fotografi digital dimana film tidak digunakan, maka kecepatan film yang semula digunakan berkembang menjadi Digital ISO.

source: KELASFOTOGRAFI

Kamis, 18 Februari 2021

Pernikahan Beda Agama Menurut Kristen Protestan


Seseorang yang telah lahir ke dunia akan mengalami pertumbuhan perkembangan, mulai dari pertumbuhan anak-anak. Lalu bertumbuh sampe remaja dan langsung bertumbuh sampai kita tumbuh dewasa. Biasanya setelah kita dewasa kita akan menentukan arah hidup kita, apakah kita akan langsung melanjutkan kerja atau kita akan melanjutkan ke jenjang yang lebih serius. Kalangan orang tua yang sering kali banyak menginginkan anaknya cepat menikah. Padahal apabila kita menikah, kita harus memantapkan pasangan yang memang sudah serius kita punya. Namun, banyak kalangan wanita bahkan pria yang terkadang tidak ingin cepat-cepat menikah atau mereka lebih menginginkan menjenjang karirnya terlebih dahulu.

i yang mengakibatkan sering kali orang tua menjodohkan anak-anak mereka. Namun, hal lainnya bila anda sudah punya pacar sendiri namun hubungan anda tidak disetujui oleh orang tua anda. Mungkin ada banyak faktor hubungan anda tidak disetujui oleh orang tua, berikut beberapa faktornya sebagai berikut:

1. Perbedaan Ras, dan Suku

Orang tua sering sekali menuntut pasangan anda dengan lewat ras dan suku. Biasanya orang tua lebih menginginkan mempunyai pasangan yang memiliki satu ras dan suku yang sama. Sering sekali anak dari orang tua tersebut yang memperkenalkan pasangannya, namun sering sekali mengalami banyak pertentangan dari orang tua.

2. Pekerjaan, dan Status Keluarga

Selain perbedaan ras dan suku yang tidak disetujui, bisanya orang tua akan menanyakan pekerjaan pasangan anda. Dan latarbelakang tentang keluarga pasangan anda tersebut. Orang tua sering kali menuntut mempunyai pasangan yang mempunyai pekerjaan yang lebih tinggi atau minimal setara dibandingkan perempuannya. Orang tua anda biasanya akan menanyakan tentang kehidupan keluarga anda dengan harus keterangan yang baik.

3. Perbedaan Agama

Sering kali kalau kita menemukan pasangan yang mempunyai perbedaan agama dalam mereka menjalinkan hubungan. Banyak sekali pasangan yang menjalin hubungan dengan perbedaan agama, mereka akan melakukan hubungan yang diam-diam karena mereka tahu pasti hubungan cinta mereka akan terlarang dan tidak disetujui.

Baca juga: Renungan Singkat Kristen – Sejarah Natal

Alasan Pasangan Banyak Memilih Pasangan Beda Agama

Pertentangan-pertentangan yang sering terjadi pada beda agama, banyak sekali faktor yang tidak menyetujui. Masalah faktor utamanya adalah tidak ada restu pada masing-masing orang tua pasangan. Walau sering sekali mendapatkan banyak tantangan sering kali pasangan ini melakukan pertetangan dari nasehat orang tua dengan melakukan hubungannya atau sering kali melakukan nikah lari atau sering disebuat nikah diam-diam tanpa persejutuan orang tua. Lalu mengapa alasan mereka untuk melanjutkan hubungannya atau melangkah yang lebih serius? Berikut alasan pasangan banyak memilih pasangan yang berbeda agama:

  • Sudah Terlanjur Cinta

Pasangan yang berbeda agama bila kita sering menanyakan mengapa melanjutkan hubungannya kembali? Mereka pasti akan menjawab bahwa mereka sudah saling telanjur cinta mati atau tidak bisa move on dari pasangannya. Pelakuan ini biasanya akan disampaikan oleh salah satu pasangannya untuk melanjutkan hubungannya dengan tahap yang serius lagi

  • Sudah Nyaman dengan Pacaranya

Jalinan yang sudah dijalankan dalam pasangan anda dalam waktu yang panjang dan sudah memiliki pacar yang memang sudah sangat terjalin dalam mengetahui masalah sulit dan masalah senangnya. Biasanya mereka tidak akan mau dipisahkan atau ditentang orang tua. Biasanya mereka akan kabur dan melakukan keluarga hubungan yang baru bersama pasangan anda.

  • Terlanjur Melakukan Pernikahan

Alasan ini juga merupakan salah satu dari mereka melanjutkan pernikahan, hubungan yang terus disegaja dilakukan ini biasanya agar pasangan ini mendapatkan pengakuan dan luluhan dari orang tuanya. Namun, hanya ada beberapa orang tua yang menyetujuinya dan pada sebagaian orang tua tidak menyetujuinya. Lalu biasanya mereka akan melakukan putus hubungan keluarga.

Ada tiga alasan yang sudah dijelaskan sedikit mengapa sering kali orang tua menantang, hubungan anda. Namun dari beberapa hal yang sudah dijelaskan tentang alasan mengapa orang tua melarang, biasanya terkadang orang tua akan menyetujui alasan yang pertama dan kedua. Pada alasan yang ketiga sering kali orang tua tidak menyetujuinya, untuk alasan anak apapun. Karena dalam perbedaan agama apabila disatukan, tidak akan pernah menjadi satu menurut prinsip orang tua. Apabila anda melakukan pernikahan hubungan kepada pasangan yang berbeda agama akan sekali menimbulkan banyak masalah sebagai berikut:

  • Kecocokan pendapat dalam penafsiran agama, ini juga sering kali terjadi pada hubungan yang mempunyai beda agama. Akan biasanya terjadi konflik kecil walaupun dalam hal masa spele.
  • Pemberian kekecokan nilai agama terhadap anak-anaknya, biasanya pasangan yang berbeda agama setelah itu mepunyai anak. Sering kali orang tua akan mengajarkan agama, ini sering kali ada perebutan dalam pemilihan agama untuk anak tersebut.
  • Pertengkaran kecil dengan adanya berita masalah seseorang pada ke jelekan agamanya. Pasangan tersebut akan menuntut untuk pasangan yang agama dijelekkan agar perpindahan pasangan agama pasangannya.

Pandangan Menikah Menurut Agama Kristen Yang Benar

Jika kita sudah membaca dari adanya faktor yang tidak disetujui dari berbagai dari banyak orang tua, dan sampai menjelasskan masalah konflik yang terjadi dalam rumah tangga dalam perbedaan agama. Lalu apa yah pandangan agama Kristen tentang adanya pernikahan agama yang terjadi pada anggota jemaatnya.

Berikut pandangan agama Kristen menurut dengan pasal pada alkitab:

  • Mustahil bagi kita akan bisa mendekatkan kembali hubungan dan kerja sama kita kepada Tuhan. Maksudnya dalam pernikahan Kristen menjalinkan hubungan bersama dengan Tuhan. Apabila salah satu pasangan kita berbeda agama, Tuhan tidak akan menerima pernikahan kalian.
  • Anda akan mendapatka batu sandungan setelah anda menikah, biasanya anda akan menghadapi masalah-masalah seperti tidak diterima lagi dalam gereja anda, dicaci maki oleh para tetangga ataupun teman anda yang memiliki agama yang sama dengan anda, dan menggangap anda orang yang tidak setia kepada Tuhan.
  • Akan menyakiti perasaan Tuhan, pada ajaran yang sering disampaikan pada agama Kristen untuk saling menikahi pasangan-Mu pada sesama agama ini akan membuat hati Tuhan lebih kecewa, karena apa yang diajarkan perintah Tuhan tidak pernah anda lakukan dan malah anda langgar.

2 Korintus 6:14: Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap? Maksudnya dari nas epistel ini adalah bahwa kita harus memilih pasangan yang tepat dalam pasangan calon anda, jangan pernah memiliki perbedaan dalam ajaran Tuhan. Tuhan hanya menginginkan keluarga yang sama-sama saling utuh dan saling menghargai satu agama yang dimiliki oleh keluarga barunya tersebut. Persamaan yang akan terjalin dalam hidup keluarga anda dalam pasangan baru anda akan membuat hati anda lebih tenang, dan jarang menghadapi berbagai cobaan dari luar. Karena hubungan pernikahan keluarga anda sudah terlindungi didalam Tuhan.

Cara Mencoba Hubungan yang Baru Dengan Satu Iman Kristiani

Lalu anda pasti sering menanyakan bagaimana saya harus bisa berpindah dengan pasangan saya yang berbeda agama ini. Pertanyaan ini sebenarnya mudah dijawab namun juga sulit untuk dijawab, keputusan jawabannya biasanya terletak dari hati dan kemauan anda. Jangan pernah pikirkan hanya pada enak sementara dalam menjalikan pernikahan, yang namun akan membuat pernikahan anda lebih berantakan dengan sendirinya. Cara kalian mencoba hubungan baru dengan sesama iman sebagai berikut:

  1. Mulailah melakukan pemutusan hubungan kepada pasangan anda yang memiliki beda agama ini.
  2. Mulai mencoba melupakan tentang kenangan masa pacaran anda bersama pasangan anda.
  3. Aktiflah dalam ke gereja atau datang acara-acara ibadah pada gereja.
  4. Buatlah hari weekend anda lebih mendekat kepada Tuhan dan anggota iman lainnya.
  5. Lakukanlah pertemanan dan mulai membangun hubungan yang baru kepada sesama anggota gereja
  6. Mulai membuka diri untuk menyukai anggota sesama gereja.

Keenam cara ini bisanya akan bisa anda lakukan dengan niat dan keputusan tekad anda sendiri. Bila hanya melakukan karena paksaan atau karena dari ada paksaan orang tua, sebaiknya anda pikir terlebih dahulu. Jangan sampe apa yang anda lakukan dengan setengah-setengah dalam prinsip cara anda berpindah dalam hubungan pasangan anda. Anda biasanya akan mengalami kebingungan dan kembimbangan dalam anda memilih keputusan anda yang akan membuat hidup anda menjadi aka lebih stress yang berkepanjangan.

Ingatlah apa yang sudah disampaikan dalam artikel ini, semoga bisa jadi manfaat dan wawasan dalam anda mengalami masalah yang sama pada artikel ini. Pilihlah makna dan keputusan yang tepat dalam hidup anda menjalinkan hubungan yang benar dan tepat.