![]() |
| Makna Pembatisan |
Atau tidak tahukah kamu, bahwa kita semua yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam kematian-Nya? Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru." (Roma 6:3-4)
Paulus menekankan arti baptisan bukan kepada sebuah metode, melainkan kepada sebuah makna. Seseorang yang memberi dirinya dibaptis itu berarti dia telah dibaptis di dalam kematian Kristus. Maksudnya bahwa seseorang yang dibaptis adalah mereka yang meyadari bahwa hidupnya bukanlah hidup dalam daging dengan segala filosofinya yang membawa kebinasaan melainkan hidup dalam roh yang tunduk kepada pemerintahan Allah. Adalah sebuah kebohongan jika seseorang mengaku percaya dan dibaptis tetapi hidupnya masih diatur oleh daging bukan berjuang untuk hidup di dalam pemerintahan Allah. Baptisan orang tersebut tidak ada artinya, karena percayanya pun salah. Seseorang yang percaya dan dibaptis pastilah mereka yang hidupnya mau dimiliki oleh Allah sepenuhnya. Tidak ada area dalam kehidupannya yang disisakan untuk dunia ini. Kita memang hidup di dunia, tetapi aturan hidup kita adalah Kerajaan Sorga.
Selain makna di atas, arti Baptisan sendiri adalah merupakan tanda bahwa seseorang menerima karunia Roh Kudus. Ingat, baptisan yang benar harus diawali dari sebuah percaya yang benar sehingga makna baptisan itu tepat, sehingga otomatis karunia Roh Kudus turun atas orang tersebut. Ketika seseorang menjadi percaya dengan benar dan memberi diri dibaptis, maka dalam perjalanan proses hidupnya untuk hidup benar, Roh Kudus akan menjadi "pengacara" yang akan mendampingi orang tersebut sampai orang tersebut dinyatakan benar bukan hanya sekedar status tetapi ternyata sungguh memang benar. Tanpa baptisan, maka seseorang tidak akan menerima karunia Roh Kudus.

0 comments:
Posting Komentar