Doa Pengutusan dipimpin Oleh Pdt. Bimber Gurik Pada Calon Mahasiswa STT GIDI Sentani.
Black Valley News. Keluarga
besar Pelajar dan Mahasiswa Korowai di Merauke telah melaksanakn Ibadah
syukuran atas kelulusan Ujian Nasional Tingkat SMA. Dalam ibadah berlangsung
telah mengutusan salah satu anak Korawai Soleman Diatu masuk di Sekolah Tinggi
Teologi (STT) GIDI Sentani Papua.
Acara
tersebut dilaksanan di alam terbuka depan Asrama
Korowai yang di bangun oleh orang tua Rohani yaitu dari Wilayah Toli yang
terletak di kampung jati-jati Merauke, Selasa, 15 Mei 2018. Dalam acara
tersebut dihadiri oleh kedua perintis wilayah pantai selatan yaitu Pdt. Bimber
Gurik, Pdt. Yohanes Erelak. Serta Pembina Asrama Korowai oleh Pdt. Benus
Erelak dan beberapa jemaat dan pemuda GIDI Efesus Merauke.
Renungan Firman Tuhan dibawakan oleh Pdt.
Yohanes Erelak, diambil dalam injil Markus 10:32-48. Dengan Tema : “ Mengutus Untuk Mengikut
Kristus” menjadi hamba Tuhan tidak ada unsur Pemaksaan dari siapaun tetapi hamba Tuhan merupakan panggilan Tuhan secara khusus kepada
setiap orang yang sudah menerima Yesus secara Pribadi dan siap bekerja di ladang Tuhan tanpa digaji
di Dunia ini.
Anak-anak
korowai secara khusus dan Papua secara
umum, dalam menempu pendidikan maupun melaksanakan suatu kegiatan apapun yang di
percayakan oleh Gereja dan Pemrintah satu hal yang harus kita pegang teguh
adalah kejujuran, ketika kita pegang hal
itu Tuhan megangkat kita diatas Pundaknya maka semua kepercayaan akan datang
dengan sendirinya kepada kita. Ujar Pak Erelak sambil membagikan pengalaman hidup dalam pelayanan.
Saya
merasa bangga karena anak-anak korowai bisa menuntut ilmu di Merauke, meskipun
orang tua kalian banyak yang melarang kita untuk membawa kalin keluar dari korowai tetapi kami membawa secara
sembunyi-sembunyi tapi hasilnya banyak yang berhasil dalam pendidikan. Kami
sebagai orang tua sangat senang karena hari ini kami bisa mengutus satu anak
diantara kalain yang sudah mengambil keputusan untuk masuk sekolah Teologi. Hal
itu merupakan pembelajaran bagi kalian yang berada di bangku SMP dan SMA. Hari ini kami mengutus satu anak tapi saya
yakin dan percaya tahun depan kami mengutus lebih dari itu, Ujar
Pdt. Bimber Gurik.
Lanjut Pdt. Bimber, Wajar saja orang tua
kalian berpikir seperti itu karena mereka belum mengenal pendidikan seperti
kalian menuntut hari ini sehingga mereka merasa bahwa anak-anak kami akan bawah keluar tidak akan
balik lagi. Tetapi setelah kalian kembali
pulang kesana mereka akan kaget dan katakan bahwa ternyata maksud bapak-bapak
rohani itu sangat baik. Tidak ada orang
lain yang akan membangun di korowai, kalianlah yang akan membagun, Oleh sebab
itu saya mengajak kepada anak-anak agar
belajar lebih giat lagi.
Ujar
Pdt. Benus Erelak. Manis dan pahit itu kalain akan merasakan bersama-sama dalam
Asrama ini, jangan kalian pergi dari teman-teman dari asrama ini. Apa yang satu orang miliki itu milik kalian
bersama, ketika kami mamarahi kalian jangan kalian tersigung tetapi terima apa
yang kami sampaikan itu karena dibalik kata-kata yang pedis ada sesuatu yang
tersembunyi. (Jazwan)

0 comments:
Posting Komentar