Selasa, 15 Mei 2018

KELUARGA BESAR PELAJAR DAN MAHASISWA KOROWAI DI MERAUKE PAPUA TELAH MELAKSANAKAN IBADAH SYUKURAN




 Doa Pengutusan dipimpin Oleh Pdt. Bimber Gurik Pada Calon Mahasiswa STT GIDI Sentani.



Black Valley News. Keluarga besar Pelajar dan Mahasiswa Korowai di Merauke telah melaksanakn Ibadah syukuran atas kelulusan Ujian Nasional Tingkat SMA. Dalam ibadah berlangsung telah mengutusan salah satu anak Korawai Soleman Diatu masuk di Sekolah Tinggi Teologi (STT) GIDI Sentani Papua.  
Acara  tersebut  dilaksanan di alam terbuka depan Asrama Korowai yang di bangun oleh orang tua Rohani yaitu dari Wilayah Toli yang terletak di kampung jati-jati Merauke, Selasa, 15 Mei 2018. Dalam acara tersebut dihadiri oleh kedua perintis wilayah pantai selatan yaitu Pdt. Bimber Gurik,  Pdt. Yohanes Erelak.  Serta Pembina Asrama Korowai oleh Pdt. Benus Erelak dan beberapa jemaat dan pemuda GIDI Efesus Merauke.  
 Renungan Firman Tuhan dibawakan oleh Pdt. Yohanes Erelak, diambil dalam injil Markus 10:32-48.   Dengan Tema : “ Mengutus Untuk Mengikut Kristus” menjadi hamba Tuhan tidak ada unsur  Pemaksaan dari siapaun tetapi hamba Tuhan  merupakan panggilan Tuhan secara khusus kepada setiap orang yang sudah menerima Yesus secara Pribadi  dan siap bekerja di ladang Tuhan tanpa digaji di Dunia ini.
Anak-anak korowai secara khusus dan  Papua secara umum,  dalam menempu pendidikan maupun  melaksanakan suatu kegiatan apapun yang di percayakan oleh Gereja dan Pemrintah satu hal yang harus kita pegang teguh adalah kejujuran,  ketika kita pegang hal itu Tuhan megangkat kita diatas Pundaknya maka semua kepercayaan akan datang dengan sendirinya kepada kita. Ujar Pak Erelak sambil membagikan pengalaman  hidup dalam pelayanan.
Saya merasa bangga karena anak-anak korowai bisa menuntut ilmu di Merauke, meskipun orang tua kalian banyak yang melarang kita untuk membawa kalin keluar  dari korowai tetapi kami membawa secara sembunyi-sembunyi tapi hasilnya banyak yang berhasil dalam pendidikan. Kami sebagai orang tua sangat senang karena hari ini kami bisa mengutus satu anak diantara kalain yang sudah mengambil keputusan untuk masuk sekolah Teologi. Hal itu merupakan pembelajaran bagi kalian yang berada di bangku SMP dan SMA.  Hari ini kami mengutus satu anak tapi saya yakin dan percaya tahun depan kami mengutus lebih dari itu,   Ujar Pdt. Bimber Gurik.
 Lanjut Pdt. Bimber, Wajar saja orang tua kalian berpikir seperti itu karena mereka belum mengenal pendidikan seperti kalian menuntut hari ini sehingga mereka merasa bahwa  anak-anak kami akan bawah keluar tidak akan balik  lagi. Tetapi setelah kalian kembali pulang kesana mereka akan kaget dan katakan bahwa ternyata maksud bapak-bapak rohani itu sangat baik.   Tidak ada orang lain yang akan membangun di korowai, kalianlah yang akan membagun, Oleh sebab itu saya mengajak  kepada anak-anak agar belajar lebih giat lagi.
Ujar Pdt. Benus Erelak. Manis dan pahit itu kalain akan merasakan bersama-sama dalam Asrama ini, jangan kalian pergi dari teman-teman dari asrama ini.  Apa yang satu orang miliki itu milik kalian bersama, ketika kami mamarahi kalian jangan kalian tersigung tetapi terima apa yang kami sampaikan itu karena dibalik kata-kata yang pedis ada sesuatu yang tersembunyi. (Jazwan)

0 comments:

Posting Komentar