Rabu, 15 Mei 2019

PANITIA SIAP MENSUKSESKAN BPL GIDI PUSAT TAHUN 2019 DI WILAYAH PANTAI SELATAN


Wapres Menyerahkan  SK Penyelengaraan Kegiatan BPL GIDI  Pusat di Wilayah 
Pantai Selatan Kepada Panitia Terpilih ( Nikiphoto)
Video Ibadah Pelantikan dan KKR 

Merauke Sulhit News: Panitia BPL siap mensukseskan kegiatannya, pada bulan November yang akan datang ujar ketua terpilih Pnt. Jhon M. Kayame, S.Stp, dalam ibadah Pelantikan dan serah terima SK pelaksanaan kegiatan. Minggu 12 Mei 2019. 


Sebagaimana Gereja Injili di Indonesia (GIDI) melakukan Rapat Badan Pekerja  Lengkap ( BPL) Pusat setiap tahun, untuk mengevaluasi program pelayanan selama satu tahun dan perancangan program pelayanan satu tahun akan datang.  Demi mewujudkan amanat Agung Tuhan Yesus Kristus Matius 28: 19-20 2. Kisah Para Rasul1: 8.
Tahun ini telah dipusatkan Wilayah Pantai Selatan - Klasis Maro  Merauke, sesuai dengan Hasil Keputusan Konferensi Umum Gereja Injili di Indonesia 2018 di Klasis Bogoga, Wilayah Bogo  dan rapat  kelanjutan di Hotel HoreX Sentani Januari 2019.

Maka BPP GIDI, BPW  Pansel dan BPK Maro telah membentuk Panitia Penyelengara pada 07 Mei 2019, di Gedung Gereja GIDI Jemaat Pison Merauke, dan telah di pilih oleh Pnt. Jhon M.Kayame, S.Stp, sebagai ketua panitia penyelengara serta di lengkapi dengan sekretaris dan bendahara, sesuai dengan nama-nama yang terlampir pada halaman lampiran.

Dalam ibadah Pelantikan Panitia BPL dihadiri oleh Wakil Presiden GIDI, Sekretaris Jenderal, Ketua Departemen Hukum dan Ham, Sekretaris Wilayah Pansel,  Ketua Klasis Maro, Gembala-Gembala Jemaat GIDI se-kota Merauke, penginjil dari Korowai, Tanah Merah, Asiki, Merauke dan seluruh Jemaat GIDI se-Klasis Maro. 

Khotbah ibadah Pelantikan dibawakan oleh Pdt. Luther Konda Kogoya, S.Th, M. Sc, dengan Tema: "PENGINJILAN BELUM SELESAI" (Matius 28:16-18, Kis 1:8) dan sub Tema : "Dengan semangat" Izakod Bekhai Izakod Kai "dari doa Tuhan Yesus Kristus dalam Injil Yohanes 17: 17-26, Umat GIDI Se-Wilayah PANSEL bersama BPW dan BPP, SIAP SUKSESKAN MISI KRISTUSI, Melalui Rapat BPL.

 Di tengah-tengah suasana paskah Tuhan Yesus  datang menampakkan diri di hadapan murid-murid, dan Ia  bembawa  suatu berita yang istimewa lalu disampaikan kepada Murid-muridnya.  
Yesus berkata kepada murid-muridKarena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus. ( Matius 28:19).Berita itu kita pengang dan sedang meneruskan saat ini, yaitu penginjilan.
Saudara ku yang di kasihi kristus. Suatu pekerjaan yang sedang kami kerjakan dan belum selesai sampai saat ini adalah penginjilan, maka kita  bekerja sampai  Tuhan Yesus datang. 
BPL merupakan rutinitas biasa yang di lakukan oleh Gereja tetapi yang paling terpenting dalam kegiatan BPL yang akan lakukan nanti adalah untuk memberitakan Injil kepada mereka yang Belum dengar kabar keselamatan. Maka dimanapun kita pergi entah itu disekolah, di kantor maupun dimana saja menjadi kesempatan untuk kita menginjili.  Ujar pdt dalam khotbahnya.

Setelah ibadah gabungan se-klasis Maro, sekretaris jenderal GIDI, Ev.  Gandius Enumbi, S.Th telah membacakan SK presiden GIDI tentang pembentukan panitia dan pelaksanaan kegiatan, di lanjutkan dengan Doa pelantikan yang di pimpin langsung oleh wakil presiden GIDI Pdt. Usman Kobak, M.Th, dan  telah mengukuhkan  panitia Rapat BPL. 

Jangan kita membiarkan panitia sendiri Bekerja tetapi mari kita semua menjadi pelaku kegiatan ini  maka bekerja sama demi mensukseskan kegiatan besar ini. 
Sebab setiap orang yang akan datang  membawa berkat-berkat khusus dan umum untuk kita yang ada di Wilayah Pantai Selatan terlebih khusus pada Klasis Maro.
Kita tidak perlu bandingkan dengan apa yang biasa lakukan saudara/i kita di Gunung sana tetapi lakukan dengan apa adanya, sesuai dengan berkat,  dan tradisi yang Tuhan berikan  di Wilayah Pansel ini. Pada intinya tujuannya kita sukses.
 BPL bukan hanya kegiatan Evaluasi program pelanyan saja, lalu pulang tetapi dalam BPL  paling tidak satu dua orang dari Wilayah Pansel harus di utus untuk  kuliah teologi dan  di utus sebagai penginjil dalam negeri atau  luar negeri. 

Peserta yang akan hadir dalam BPL adalah dari  BPP, BPW dan BPK, masing-masing tiga orang, setiap Klasis dan Wilayah ditambah dengan BPP dan Panitia maka jumlanya akan banyak sehingga  membutuhkan tempat yang lebih  luas untuk rapat. karena semua peserta diperkirakan  700-an orang lebih. Ujar wapres dalam sambutannya.* ( Jazwan)

0 comments:

Posting Komentar