Minggu, 22 Maret 2020

BERANI UNTUK MENJADI SAKSI KRISTUS

Berani Untuk Menjadi Saksi Kristus


Beritakanlah semuanya itu, nasihatilah dan yakinkanlah orang dengan segala kewibawaanmu. Janganlah ada orang yang menganggap engkau rendah. (Titus 2:15  )


Titus adalah kawan sekerja Paulus saat itu di Korintus dan Efesus, Titus bukan orang Yahudi, dia orang diluar  Yahudi tetepai Ia bertobat dan menerima Yesus sebagai Juruselamat secara pribadi.

Mengapa Tuhan memiliki Titus menjadi rasul, meskipun dia bukan orang Yahudi..?

Melalui kasih Kristus kita dapat di  dipersatukan  sehingga tidak  ada perbedaan antara Yahudi dan Yunani maka Titus layak menjadi hamba, sebab ia telah menerima Yesus. Alasan yang berikut adalah kesetiaan Titus menjadi perhatian khusus oleh Paulus untuk di kaderkan sebagai hamba Allah.

Titus sebagai anak muda,  dalam hati pasti ada rasa ketakutan, apalagi dia ukan orang Yahudi pasti ada keraguan besar dalam hatinya untuk memberitakan Injil keselamatan kepada orang lain yang belum mendengar Firman Allah. Sebab orang-orang yang dia ajarkan nanti berbeda latar belakang, golongan, pengalaman, usia maupun pendidikan tetapi Paulus terus memberikan motivasi dan  dorongan kepada Titus agar ia tetap teguh dan berani untuk memberitakan Injil  kepada orang lain,  sebab penyertaan Tuhan tetap ada pada Titus sebagai anak hambanya. Tuhan tidak melihat latar belakang Titus, serta usianya untuk menjadi hamba-nya namun ia melihat hati Titus  yang siap untuk menerima Dia.

Saudara ku terkasih, Melalui pengalaman Titus ini, Firman Tuhan mengajarkan kita bahwa jangan pernah takut untuk memberitakan Injil, sebab penyertaan dan Kuasa Tuhan tetap ada pada kita, kuasa Tuhan itu kita telah memperoleh ketika kita Terima Yesus sebagai Tuhan dan jurusan secara pribadi. (Yohanes 1:12).
Kita harus mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Yesus, jangan menoleh kebelakang tetapi terus maju tanpa melihat latar belakang kita, kekurangan kita adalah bagian dari Tuhan untuk melengkapinya.
Usia kita bukanlah menjadi patokan, meragukan iman kita untuk menjadi saksi Kristus tetapi lihatlah potensi yang Tuhan berikan kepada kita untuk mengajarkan orang lain, agar mereka dapat mengenal nama Yesus seraya menerima-Nya sebagai Juruselamat secara pribadi setiap orang.


Happy Sunday

0 comments:

Posting Komentar