![]() |
| Hidup yang Teguh Dalam Satu Roh |
Hendaklah hidupmu berpadanan dengan Injil Kristus, supaya, apabila aku datang aku melihat, dan apabila aku tidak datang aku mendengar, bahwa kamu teguh berdiri dalam satu roh, dan sehati sejiwa berjuang untuk iman yang timbul dari berita Injil. (Filipi 1:27)
Pesan Paulus kepada Jemaat Filipi adalah supaya mereka terus menerus menyesuaikan hidup mereka dengan Injil Kristus. Dengan jelas Paulus minta supaya setiap orang percaya di Filipi menjadikan Injil Kristus patokan hidup di dunia ini, gaya hidup yang didasarkan pada Injil, semangat yang terpancar dari Injil Kristus. Motivasi dan etos kerjanya didasarkan pada pesan-pesan Injil. Di hadapan dunia, hendaknya jemaat bersatu padu hati dan usaha dalam kepentingan Injil.
Mempertahankan iman. Paulus sangat yakin bahwa dunia sekeliling orang Filipi tidak mungkin membiarkan iman mereka terus bertumbuh kuat. Bagi dunia yang tidak mengenal dan menolak Injil, ada oposisi, hambatan, jerat-jerat rohani yang ingin melumpuhkan iman Kristen. Itulah sebabnya orang Kristen segala zaman harus berjuang mempertahankan iman kristianinya terhadap ketidakramahan dunia. Tetaplah jujur, bekerja keras, melipatgandakan perbuatan baik dan pekerjaan Tuhan. Menderita di dalam pelayanan Injil adalah wajar, bahkan merupakan karunia Tuhan untuk orang percaya.
Coba saudar bayangkan, jika orang tua kita dulu tidak menerima Injil, maka hari ini saudara dan saya bisa ada di daerah ini atau tidak.?. Tentu tidak,! hari ini kita hidup dengan baik semua karena Injil, tanpa Injil kita tidak bisa kema-mana dan tidak bisa berbuat apa-apa. (Roma 1:16)
Oleh karena itu dengan cara bagaimana kita memelihara Injil ini.? Marilah kita bersatu dalam satu roh, untuk perpegang teguh pada Injil. Setiap diri kita menjadi pelaku Firman untuk berpegang dan membagikan kepada orang lain belum mengenal Yesus.
Di tengah-tengah perjalanan hidup seperti ini, kita dituntut untuk berpegang teguh pada Injil. Sebab injil itu Ya dan Amin, telah teruji dahulu, kini dan selamanya. Injil dapat merubah kehidupan Manusia, dengan kata lain Injil itu bengkel Manusia, memperbaharui kehidupan orang yang tidak baik menjadi baik, tidak baik dalam arti hidup yang telah dirusaki oleh Dosa, Injil dapat mengubahkan secara keseluruhan tanpa pungut biaya apapun. Hanya satu syarat yang kita lakukan adalah kita mendekat pada Allah.
Marilah kita menjadi pekerja yang terbaik, tekun dan setia pada pekerjaan kita agar supaya ketika ia datang kita tidak malu tetapi bisa disambut dengan baik sebagai pekerja yang setia kelak berkenan di hati manajer. Sebab janjinya bahwa jika aku datang aku melihat dan jika tidak datang maka aku mendengar?

0 comments:
Posting Komentar