Sabtu, 24 Agustus 2019
Senin, 19 Agustus 2019
Dampak Pengusiran Mahasiwa Papua dan Aksi Rasialis di Surabaya, Tanah Papua Rusuh Hari ini
| Masa aksi di Kantor Gubernur Papua |
Sabtu, 17 Agustus 2019
17 Agustus 2019 Bendera Bintang Kejora Berkibar di Asmat Papua
![]() |
| Bendera Bintang Kejora sedang Berkibar di atas Menara |
Senin, 12 Agustus 2019
Hukum di Pengadilan Allah
Sabtu, 10 Agustus 2019
Mahasiswa Jaman Now: Gaya Hidup Sosialita, Orang Tua Susah Di Kampung
Sosialita atau sosialite merupakan akronim yang diserap dari bahasa Inggris. Sosialite berasal dari dua kata yakni sosial dan elite.
Sosial dapat berarti Suka memperhatikan kepentingan umum (suka menolong, menderma, dan sebagainya), sedangkan elite dapat berarti Kelompok kecil orang-orang terpandang atau berderajat tinggi (kaum bangsawan, kaum berduit dan lain sebagainya).
Jika dilihat dari pengertian diatas, maka sosialite atau sosialita merupakan sekelompok orang yang terpandang dan memiliki derajad tinggi namun mereka memiliki jiwa sosial dengan memperhatikan kehidupan orang-orang yang kurang mampu atau miskin.
Namun seiring perubahan jaman, sosialita mengalami pergeseran makna. Sekarang ini arti kata sosialita dikaitkan dengan kehidupan mewah, glamour dan menghabis-habiskan uang.
Gaya hidup tak sesuai kemampuan kemudian mendorong mereka cenderung mengambil jalan pintas dengan menghalalkan segala cara. Mereka ingin merasakan kenyamanan yang semu.
Salah satu yang paling nampak dari gaya hidup sosialita sekarang ini adalah pada kehidupan mahasiswa di Indonesia.
Mahasiswa jauh merantau dari kampung, tinggal di kota, hidupnya berlagak orang kaya di perantauan. Sekali jalan habis ratusan ribu, sekali makan kena ratusan ribu.
Pernahkah saat kamu menghabiskan uang yang begitu banyak untuk sekedar kesenangan, biar dikatakan “gaul”, kamu pernah memikirkan keluargamu yang di kampung ?
Pernahkah kamu pikirkan berapa penghasilan orang tuamu sehari dibandingkan banyaknya pengeluaranmu sekali jalan? Pernahkah kau pikirkan apa yang mereka makan saat kamu makan di restoran mewah?
Apakah kamu malu jadi orang miskin sehingga kamu berpura pura jadi orang yang berada di perantauan ini? Bukankah kamu menyangkal orang tuamu yang hidup tak seenak hidupmu di perantauan?
Ingat tujuanmu diperantauan ini. Mengapa harus mudah terpengaruh ajakan yang membuatmu lupa siapa sebenarnya dirimu. Yang membuatmu menyangkal dirimu sendiri dan berpura pura jadi orang lain. Bukannya kita iri atau tidak bisa seperti kamu. Tetapi kami masih tau batas.
Hiduplah sederhana tidak akan membuatmu mati. Kejar dan capailah dulu tujuaan utamamu di perantauan. Kelak kamu sukses dan kaya, kamu bisa ajak orang tuamu merasakan kesenangan itu.
Jumat, 26 Juli 2019
Pengurus FPP-KT Mengklarifikasi Penyalagunaan Nama Organisi Dalam Aksi Demo Masyarakat Tolikara di Pengadilan Negeri Jayapura
Senin, 08 Juli 2019
Jejak Kekerasan TNI di Longoboma Tolikara Papua: Memoar Perjuangan Kasim Tuduho (1970–1980)
Minggu, 07 Juli 2019
Pembaptisan Dua Pemuda GIDI di Klasis Timika
![]() |
| Kedua Gembala Sedang Membaptis Pemuda yang Sudah Menerima Yesus |
Timika Sulhit News. Gereja Injili di Indonesia ( GIDI) Wilayah Pantai Selatan Klasis Timika, telah melakukan pembaptisan pada Dua pemuda yang bertobat dan telah menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat secara pribadi Minggu 07 Juli 2019, di Selamat Datang SP Tiga Jile-Jale Timika Papua.
Minggu, 30 Juni 2019
YESUS DATANG UNTUK ORANG BERDOSA
Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi orang berdosa, supaya mereka bertobat. ( Lukas 5:32)










