Sabtu, 17 Agustus 2019

17 Agustus 2019 Bendera Bintang Kejora Berkibar di Asmat Papua

Bendera Bintang Kejora sedang Berkibar di atas Menara

Asmat Sulhit News. Detik-detik memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang  Ke-74, bendera bintang kejora atau bendera Bangsa Papua Barat  telah berkibar di Kota Agats Ibu kota Kabupaten Asmat,  pada  menara navigasi, Jln. Josudarso, belakang pangkalan ojek Ayam kecil,  Sabtu 17 Agustus 2019.

Menurut keterangan warga sekitarnya, pada pukul 12 malam tukang ojek masih duduk-duduk di pangkalan ayam kecil. Beberapa waktu kemudian lampu padam dan diguyur hujan deras sehingga tukang ojek pada pulang untuk istirahat maka tidak ada yang melihat pelaku pengibar bendera Bangsa West Papua ini. 
Pihak kepolisian meminta kepada tukang ojek di Pangkalan ayam kecil akan mengangkut ke Polresta Asmat untuk memintai keterangan atas kejadian semalam tersebut di atas.

Pengibaran bendera diperkirakan pada pukul 01:00-05-00, dalam keadaan gelap karena  pemandangan lampu dari PLN terjadi sekitar pukul 01:00 WIT.
Bendera tersebut berkibar malam hingga pagi  pukul 10  WIT namun tidak ada orang yang dapat melihat  hampir setengah hari ini. Pada pukul 10 lebih setelah warga milihat mendera Bintang Kejora berukuran kecil itu berkibar diatas menara navigasi yang berukuran tinggi kurang lebih 15 meter ini. 

Atas kejadian tersebut warga melaporkan ke pihak keamanan  TNI dan Polri kota Asmat untuk melihat langsung, setelah beberapa menit kemudian aparat kepolisian dan TNI telah tibah di tempat kejadian pengibaran bendera tersebut, lalu  diturunkan dari atas menara oleh  salah satu anggota TNI dengan cara memanjat menara setinggi itu. 

Situasi di tengah-tengah keramaian ini, telah berubah secara tiba-tiba setelah melihat bendera Bintang Kejora  berkibar diatas menara Navigasi. Wargapun berbondong-bondong datang untuk melihat bendera  yang berkibar. 
Masyarakat juga datang ada yang merasa panik dan  tegang namun ada juga merasa gembira dan hormat pada Bendera Papua ini, sambil berkata semua Bendera kita harus patut di hargai dan hormati, karena itu merupakan simbol negara, sebab setiap negara punya bendera masing-masing, ujar seorang ibu tak menyebut namanya  sambil melintasi jalan itu.

Semakin lama aparat TNI, Polisi, Intelijen serta basyarakat berkumpul semakin banyak hingga melintasi Jln. Josudarso,  maka secara paksa pihak keamanan membubarkan warga. Pihak keamanan meminta agar masyarakat tidak ada yang  mengambil Foto maupun Video. Jika ada yang sudah terlanjur ambil segerah menghapuskan gambar tersebut. 

Hingga saat ini belum ada laporan resmi pelaku  pengibar bendera Bintang Kejora, pihak kepolisian masih dalam penyelidikan.(*)




0 comments:

Posting Komentar