![]() |
| Bendera Bintang Kejora sedang Berkibar di atas Menara |
Asmat Sulhit News. Detik-detik memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang Ke-74, bendera bintang kejora atau bendera Bangsa Papua Barat telah berkibar di Kota Agats Ibu kota Kabupaten Asmat, pada menara navigasi, Jln. Josudarso, belakang pangkalan ojek Ayam kecil, Sabtu 17 Agustus 2019.
Menurut keterangan warga sekitarnya, pada pukul 12 malam tukang ojek masih duduk-duduk di pangkalan ayam kecil. Beberapa waktu kemudian lampu padam dan diguyur hujan deras sehingga tukang ojek pada pulang untuk istirahat maka tidak ada yang melihat pelaku pengibar bendera Bangsa West Papua ini.
Pihak kepolisian meminta kepada tukang ojek di Pangkalan ayam kecil akan mengangkut ke Polresta Asmat untuk memintai keterangan atas kejadian semalam tersebut di atas.
Pengibaran bendera diperkirakan pada pukul 01:00-05-00, dalam keadaan gelap karena pemandangan lampu dari PLN terjadi sekitar pukul 01:00 WIT.
Bendera tersebut berkibar malam hingga pagi pukul 10 WIT namun tidak ada orang yang dapat melihat hampir setengah hari ini. Pada pukul 10 lebih setelah warga milihat mendera Bintang Kejora berukuran kecil itu berkibar diatas menara navigasi yang berukuran tinggi kurang lebih 15 meter ini.
Atas kejadian tersebut warga melaporkan ke pihak keamanan TNI dan Polri kota Asmat untuk melihat langsung, setelah beberapa menit kemudian aparat kepolisian dan TNI telah tibah di tempat kejadian pengibaran bendera tersebut, lalu diturunkan dari atas menara oleh salah satu anggota TNI dengan cara memanjat menara setinggi itu.
Situasi di tengah-tengah keramaian ini, telah berubah secara tiba-tiba setelah melihat bendera Bintang Kejora berkibar diatas menara Navigasi. Wargapun berbondong-bondong datang untuk melihat bendera yang berkibar.
Masyarakat juga datang ada yang merasa panik dan tegang namun ada juga merasa gembira dan hormat pada Bendera Papua ini, sambil berkata semua Bendera kita harus patut di hargai dan hormati, karena itu merupakan simbol negara, sebab setiap negara punya bendera masing-masing, ujar seorang ibu tak menyebut namanya sambil melintasi jalan itu.
Semakin lama aparat TNI, Polisi, Intelijen serta basyarakat berkumpul semakin banyak hingga melintasi Jln. Josudarso, maka secara paksa pihak keamanan membubarkan warga. Pihak keamanan meminta agar masyarakat tidak ada yang mengambil Foto maupun Video. Jika ada yang sudah terlanjur ambil segerah menghapuskan gambar tersebut.
Hingga saat ini belum ada laporan resmi pelaku pengibar bendera Bintang Kejora, pihak kepolisian masih dalam penyelidikan.(*)

0 comments:
Posting Komentar