Kamis, 07 Mei 2020

PENDENGARAN KITA HENDAKNYA DIFUNGSIKAN


Ilustrasi Pendengaran dan Pikiran


Begini Firman TUHAN melalui perantaraan hamba-Nya, bahwa:
"Engkau melihat banyak, tetapi tidak memperhatikan, engkau memasang telinga, tetapi tidak mendengar." (Yes. 42:20).


Ketahuilah, salah satu penyebab kegagalan bangsa Israel adalah karena mereka tidak mendengarkan firman Tuhan dengan baik.  "...engkau memasang telinga, tetapi tidak mendengar."  Karenanya Tuhan menyebut mereka sebagai bangsa yang tegar tengkuk.

Perhatikan!
Banyak orang Kristen yang kurang memperhatikan dengan sungguh-sungguh ketika mereka sedang mendengarkan firman Tuhan. Secara fisik mereka berada di dalam persekutuan orang percaya, di dalam ruangan gereja, membaca firman Allah, tapi telinga tidak sepenuhnya diarahkan pada firman.  Sementara firman Allah diberitakan, ada yang justru tertidur pulas, mengeraskan hati, pura-pura tak mendengar, atau memikirkan hal-hal lain di luar ibadah. Sebaliknyan terhadap berita-berita yang negatif, gosip tentang kejelekan orang lain dan sebagainya, kita memasang telinga lebar-lebar. 

Padahal semakin kita banyak mendengar berita-berita dari dunia ini semakin kehidupan kita terbentuk sama seperti orang-orang dunia.  Itulah sebabnya mengapa banyak orang Kristen yang tidak bertumbuh imannya, masih mengenakan manusia lama, padahal Alkitab jelas menyatakan bahwa  "...siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru:  yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang."  (2 Kor. 5:17).

Saudaraku,
Tak usah heran bila melihat gaya hidup dan karakter orang percaya, hamba Tuhan sekalipun yang tidak berbeda dengan kehidupan dunia. Hati dan pikiran mereka seharusnya diterangi oleh pengenalan akan Kristus dan makan makan rohani yang bernutrisi setiap hati, tetapi ternyata ada dalam pembiaran diri dalam keadaan yang lama. Pada akhirnya memproduksi sikap iri hati, dengki, kecemburuan, amarah, dan lain-lain.

Tapi apabila kita dengan sungguh-sungguh mendengarkan firman Tuhan dan menerima firman itu di dalam hati kita, iman kita akan bangkit, aktif dan berfungsi dengan benar,
"Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua mana pun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita." (Ibr. 4:12).

Mari kita terus belajar mempertajam pendengaran kita terhadap firman setiap hari supaya kita beroleh kekuatandalam menghadapi permasalahan hidup. Kita harus berusaha hidup berbeda dengan dunia di tengah-tengah gejolak dunia dan rupa-rupa bencana bahkan kecemasan dunia ini. Sebab untuk itulah Tuhan memanggil dan menempatkan kita di dalam dunia ini. 

Pdt. Lenis Kogoya

0 comments:

Posting Komentar